Kawanindonesia.web.id – Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Boyolali berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan. Sinergi antara Kodim 0724/Boyolali, Polres Boyolali, dan pemerintah daerah memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, Jumat (1/5/2026).
Ratusan buruh dari berbagai sektor memadati Alun-alun Kidul Boyolali untuk mengikuti kegiatan yang dikemas sederhana namun meriah.
Panitia mengawali acara dengan apel bersama, kemudian melanjutkan dengan senam massal yang melibatkan unsur Forkopimda, pelaku usaha,
serta para pekerja.
Aparat gabungan TNI-Polri secara aktif mengamankan jalannya kegiatan dengan menempatkan personel di sejumlah titik strategis.
Mereka juga melakukan pengawasan secara humanis untuk menjaga situasi tetap kondusif tanpa mengganggu kenyamanan peserta.
Bupati Boyolali, Agus Irawan, turut hadir dan mengajak seluruh elemen untuk memperkuat hubungan kemitraan antara buruh dan pengusaha.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi yang baik akan mendorong terciptanya iklim kerja yang sehat dan produktif.
“Kita harus menjaga kebersamaan ini. Buruh, pengusaha, dan pemerintah harus saling mendukung demi kemajuan daerah dan kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Selain senam bersama, panitia juga membagikan doorprize serta menyalurkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris buruh yang telah meninggal dunia.
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat solidaritas antar pekerja.
Sementara itu, jajaran TNI melalui Kodim 0724/Boyolali mengapresiasi kerja sama lintas sektor yang telah terjalin dengan baik.
Aparat menilai sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan selama peringatan May Day.
Dengan pengamanan yang terencana dan partisipasi aktif masyarakat, peringatan Hari Buruh 2026 di Boyolali berlangsung tanpa gangguan berarti.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga memperkuat persatuan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. (Red)

