Penemuan Mayat di Lingga, Korban Diduga Dikubur Secara Tidak Wajar

Kawanindonesia.web.id – Warga Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, digemparkan oleh penemuan jasad seorang perempuan yang dikubur secara tidak wajar di belakang sebuah rumah di pinggir jalan raya, Selasa (28/4/2026) sore.


Peristiwa ini bermula saat seorang warga berniat menyewa rumah yang berada tidak jauh dari SMA Negeri 2 Singkep. Saat tiba di lokasi,

ia mencium bau busuk menyengat di sekitar bangunan tersebut. Karena merasa curiga,

ia kemudian meminta bantuan seorang pria untuk mengecek sumber bau.


Saat melakukan pengecekan, keduanya menemukan bagian tubuh manusia yang mencuat dari permukaan tanah.

Pria tersebut kemudian memastikan bahwa bagian yang terlihat adalah pergelangan tangan manusia.


Mendapat laporan itu, petugas kepolisian dari Polsek Dabo langsung menuju lokasi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi kemudian melakukan penggalian secara hati-hati hingga menemukan jasad seorang perempuan yang terkubur dangkal.


Kapolsek Dabo, AKP Zainur, mengatakan bahwa pihaknya menduga kuat korban sengaja dikubur di lokasi tersebut.

Ia menyebut kedalaman kubur yang hanya sekitar dua jengkal menunjukkan pelaku terburu-buru saat menyembunyikan jasad.


“Dari kondisi di lapangan, kami menduga korban sengaja dikubur di situ. Kedalamannya sangat dangkal sehingga bau menyengat mudah tercium warga,” ujarnya.


Polisi menemukan jasad tersebut sekitar pukul 16.30 WIB dan menyelesaikan proses evakuasi pada pukul 19.00 WIB.

Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui secara pasti.
Namun, berdasarkan informasi awal dari warga sekitar,

korban diduga berasal dari Tanjungpinang dan memiliki hubungan dengan seseorang yang kini tengah dalam penyelidikan polisi.


Saat ini, jajaran Polres Lingga terus mengembangkan kasus tersebut. Polisi berupaya mengungkap identitas korban

“serta memburu pelaku yang diduga terlibat dalam dugaan pembunuhan tersebut.


Pihak kepolisian juga menegaskan akan mengedepankan pembuktian ilmiah dalam proses penyelidikan guna memastikan fakta yang sebenarnya di balik penemuan mayat tersebut.(Samsu)

Berita Terkait