Kawanindonesia.web.id— Pengurus Lesbumi PCNU Bondowoso secara aktif berkoordinasi dengan Ketua Tanfidziyah PCNU Bondowoso, H. Moh. Syaeful Bahar, di Kantor PCNU Bondowoso, Kelurahan Blindungan, pada Minggu (18/10/2026). Pertemuan ini membahas langkah konkret lembaga selama satu periode ke depan, sekaligus memperkuat arah dakwah melalui jalur seni dan budaya.
Dalam pertemuan tersebut, Cak Bahar mengingatkan para pengurus bahwa berdakwah tidak harus selalu menggunakan pendekatan teks keagamaan semata. Beliau mencontohkan cara Wali Songo menyebarkan agama Islam melalui karya seni dan budaya yang dekat dengan masyarakat. “Sunan Bonang dengan gamelannya, Sunan Kalijaga dengan wayangnya. Segala hal yang ada di Lesbumi adalah warisan Wali Songo,” ungkapnya.
Ketua Lesbumi PCNU Bondowoso, Abdul Aziz, menyambut baik arahan tersebut. Ia berharap pencerahan langsung dari pimpinan PCNU dapat menambah semangat pengabdian seluruh pengurus baru. Melalui pendekatan seni dan budaya, Lesbumi berharap dapat merangkul lebih banyak kalangan, terutama anak muda, untuk mengenal dan mencintai Nahdlatul Ulama dengan cara yang lebih inklusif dan menarik(red).
