Kawanindonesia.web.id— Dewan Pendidikan Kabupaten Deli Serdang melalui Dr. H. Harun Lubis, ST., M.Psi., secara resmi mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menciptakan lingkungan digital yang sehat dan positif. Seruan ini disampaikan dalam gerakan bertajuk “Sigap Tolak Medsos Menyesatkan dan Merusak Pola Pikir Generasi Emas 2045” pada Minggu (18/10/2026).
Dr. H. Harun Lubis menegaskan bahwa informasi yang dikonsumsi setiap hari secara langsung memengaruhi cara pandang, sikap, dan perilaku generasi muda. Oleh karena itu, masyarakat harus membiasakan diri melakukan tabayun atau memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya kepada orang lain. Langkah sederhana ini dinilai sangat penting agar ruang digital tidak dipenuhi oleh narasi yang menyesatkan.
“Kita tidak boleh membiarkan informasi yang belum terverifikasi membentuk pola pikir anak-anak kita. Generasi Emas 2045 membutuhkan lingkungan yang mendukung pertumbuhan kecerdasan sekaligus pembentukan karakter yang kuat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kebebasan berpendapat tetap dihargai, namun setiap orang harus menyampaikan pandangan secara bertanggung jawab, berlandaskan fakta, dan menggunakan bahasa yang santun. Kritik yang membangun sangat dibutuhkan untuk kemajuan daerah, tetapi narasi yang memecah belah harus dihindari bersama.
Melalui seruan ini, Dewan Pendidikan Deli Serdang mengajak seluruh masyarakat menjaga kondusivitas daerah dan memperkuat budaya literasi digital demi masa depan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.(Riki)
