Antisipasi Karhutla dan Kekeringan, Dandim Boyolali Tegaskan Kesaktian Respons Cepat Prajurit

KawanIndonesia.web.id — Memasuki puncak musim kemarau yang kering dan rawan bencana, Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin menegaskan kesiapan jajarannya untuk bergerak cepat menanggulangi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta dampak kekeringan di wilayah Kabupaten Boyolali.

Pernyataan tersebut disampaikan Dandim saat menghadiri rapat koordinasi penanggulangan bencana Karhutla bersama Jajaran Pemerintah Kabupaten Boyolali dan unsur Forkopimda setempat.

Letkol Inf Gunawan Nurbathin menegaskan bahwa Kodim 0724/Boyolali menyiagakan seluruh personel koramil hingga tingkat Babinsa untuk mengawasi area-area rawan potensi titik api (hotspot).

“Kami dari TNI siap mendukung penuh dan berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Apabila terdeteksi Karhutla, respons di lapangan harus super cepat agar kobaran api segera terkendali dan tidak merembet luas,” tegas Letkol Inf Gunawan Nurbathin.

Optimalkan Peran Babinsa di Lapangan

Sebagai garda terdepan di tingkat teritorial, para Babinsa diinstruksikan untuk meningkatkan kepekaan sosial serta rutin memantau wilayah binaan yang berbatasan langsung dengan area hutan maupun lahan kering milik warga.

“Babinsa harus peka terhadap situasi iklim lingkungan. Jika muncul indikasi kebakaran, segera berkoordinasi dengan tim terpadu, BPBD, dan masyarakat setempat untuk tindakan penanganan awal,” tambahnya.

Melalui sinergi erat antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, relawan, dan elemen warga, Kodim 0724/Boyolali berkomitmen mengawal keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan dari ancaman Karhutla di wilayah Boyolali. (Ed/red)

Berita Terkait