KawanIndonesia.web.id — Suara dentuman palu dan adukan material bangunan di sudut Kampung Makam Bergolo (RT 02 / RW 06), Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, menandai dimulainya babak baru kehidupan Bapak Yulianto. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III TA 2026 Kodim 0735/Surakarta, rumah tak layak huni berukuran 11 x 5 meter tersebut kini tengah direhabilitasi total menjadi hunian yang aman, sehat, dan nyaman.
Aksi gotong royong yang melibatkan Satgas TMMD, unsur organisasi kemasyarakatan (Ormas), serta warga setempat menjadi wujud nyata kepedulian sosial di wilayah perkotaan.
Transformasi RTLH dan Nilai Kemanusiaan
Danramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo, S.Sos., menjelaskan bahwa rehabilitasi rumah Bapak Yulianto merupakan salah satu sasaran tambahan prioritas pada sektor fisik yang berfokus pada program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
- Peningkatan Kualitas Hidup: Memperbaiki struktur bangunan yang lapuk guna menjamin standar keamanan, sanitasi, dan kesehatan lingkungan pemukiman.
- Kemanunggalan TNI-Rakyat: Meringankan beban warga kurang mampu melalui kolaborasi kerja bakti langsung di lapangan.
“Kehadiran TMMD bertujuan membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekitarnya. Pembangunan ini bukan sekadar mendirikan dinding yang kokoh, melainkan juga mengembalikan rasa aman, martabat, dan optimisme bagi keluarga penerima manfaat,” tegas Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo.
Rasa Haru dan Harapan Baru
Pemilik rumah, Yulianto, tidak mampu menyembunyikan rasa harunya saat menyaksikan proses pembongkaran dan perbaikan hunian miliknya oleh para prajurit TNI dan tetangga sekitar.
“Saya sangat bersyukur dan terharu. Terima kasih kepada Bapak-bapak TNI dan seluruh warga yang telah membantu memperbaiki rumah kami. Semoga seluruh kebaikan ini menjadi amal ibadah dan jajaran TNI selalu diberikan kelancaran dalam bertugas,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Program TMMD 2026 di Kodim 0735/Surakarta membuktikan bahwa kemitraan strategis antara aparat dan masyarakat mampu melahirkan perubahan nyata yang menyentuh langsung aspek kesejahteraan harian warga. (Ed/Red)

