Penguatan Literasi Digital Dinilai Penting untuk Jaga Dukungan Program Pemerintah

Kawanindonesia.web.id — Pengamat sosial Jacob Ereste menekankan pentingnya penguatan literasi digital di tengah meningkatnya arus informasi di media sosial yang dinilai dapat memengaruhi opini publik terhadap program pemerintah.


Jacob menyatakan bahwa masyarakat perlu memiliki kemampuan memilah dan memverifikasi informasi agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.

Ia menilai, kemampuan literasi digital yang lemah dapat membuka ruang bagi penyebaran informasi yang menyesatkan.


Ia menjelaskan bahwa media sosial saat ini bergerak sangat cepat dalam membentuk opini publik.

Menurutnya, setiap isu dapat menyebar luas dalam waktu singkat dan berpotensi memengaruhi persepsi masyarakat terhadap kebijakan pemerintah.


Jacob juga menilai bahwa penguatan literasi digital dapat membantu masyarakat tetap fokus pada substansi program pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah.

Ia menekankan bahwa partisipasi publik sangat bergantung pada tingkat kepercayaan yang terbentuk melalui informasi yang akurat dan bertanggung jawab.


Selain itu, ia mendorong pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat sipil untuk bekerja sama dalam meningkatkan kesadaran digital di berbagai lapisan masyarakat.

Ia menilai kolaborasi tersebut penting untuk menciptakan ruang digital yang lebih sehat dan produktif.


Sejumlah pengamat komunikasi digital juga menilai bahwa derasnya arus informasi di media sosial menuntut masyarakat untuk lebih kritis dalam menyerap setiap konten yang beredar.

Mereka menilai literasi digital menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas opini publik.


Dalam konteks pembangunan nasional, Jacob menegaskan bahwa dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan program pemerintah.

Ia menyebut bahwa literasi digital yang baik dapat memperkuat kepercayaan publik dan mencegah terjadinya disinformasi yang merugikan.


Para pengamat mengingatkan bahwa ruang digital harus dikelola secara bijak agar tidak menjadi sumber kegaduhan,

tetapi justru menjadi sarana edukasi dan penguatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.( Kontributor banten yacob)


Berita Terkait