Keterangan foto:KKP membangun fasilitas Kampung Nelayan di Desa Bulu Tui untuk mendukung aktivitas dan meningkatkan hasil tangkapan nelayan
Kawanindomesia.web.id— Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengucurkan anggaran sebesar Rp22 miliar untuk mendukung pengembangan Kampung Nelayan di Desa Bulu Tui, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sektor kelautan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.Melalui program tersebut, KKP membangun dan meningkatkan berbagai fasilitas penunjang aktivitas nelayan.
Pemerintah membangun dermaga perikanan, pabrik es, kantor operasional, bengkel mesin nelayan,
serta menyalurkan bantuan sarana penangkapan ikan berupa motor tempel.
Tim KKP bersama pemerintah daerah turun langsung ke lokasi untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran.
Mereka juga melakukan verifikasi lapangan guna menyinkronkan kebutuhan masyarakat dengan perencanaan program.
Kepala Desa Bulu Tui, Fadla Binraya, menyambut baik realisasi program tersebut.
Ia menyatakan bahwa bantuan ini memberikan dampak nyata bagi peningkatan aktivitas ekonomi nelayan di wilayahnya.
“Bantuan ini sangat membantu masyarakat kami. Nelayan kini lebih mudah melaut dan hasil tangkapan juga semakin meningkat,” ujar Fadla
Masyarakat nelayan Desa Bulu Tui juga mulai merasakan manfaat dari program ini.
Mereka memanfaatkan fasilitas baru untuk meningkatkan produktivitas serta memperluas jangkauan pemasaran hasil laut.
Program Kampung Nelayan ini menjadi salah satu strategi KKP dalam mempercepat pembangunan kawasan pesisir,
sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat nelayan secara berkelanjutan.
Dengan adanya dukungan anggaran dan infrastruktur tersebut,
Desa Bulu Tui diharapkan berkembang menjadi kawasan nelayan modern yang mampu bersaing dan meningkatkan kesejahteraan warganya.(Red).
