lemahnya keamanan SDN 112 metatu Gresik

Keterangan foto:sistem pengamanan sekolah masih sangat lemah.

Kawanindonesia.web.id // Kejadian masuknya seorang pengemis ke dalam lingkungan SDN 112 Metatu menjadi perhatian serius dan memunculkan kekhawatiran terkait keamanan peserta didik.

Peristiwa ini bukan hanya sekadar kejadian biasa, melainkan menjadi bukti nyata bahwa sistem pengamanan sekolah masih sangat lemah.

Minimnya pembatas seperti pagar sekolah membuat siapa pun dapat dengan mudah keluar masuk area sekolah tanpa pengawasan yang memadai.

Padahal, usulan pembangunan pagar sekolah telah beberapa kali diajukan sejak tahun lalu.

Namun hingga saat ini, belum ada tindak lanjut yang jelas dari pihak terkait.

Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan, mengingat sekolah adalah tempat yang seharusnya aman dan terlindungi bagi anak-anak dalam menjalani proses belajar.

Perlu adanya perhatian serius dari Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Pemerintah Kabupaten Gresik,

serta DPRD Kabupaten Gresik untuk segera mengambil langkah nyata.

Jangan sampai kejadian ini terulang kembali atau bahkan menimbulkan hal-hal yang lebih membahayakan.

Keselamatan dan kenyamanan anak-anak adalah prioritas utama yang tidak bisa ditunda.

Sudah saatnya ada tindakan konkret, bukan sekadar wacana.(Arina)

Berita Terkait