Dikira Meteor, Cahaya Terang di Langit Indonesia Ternyata Sampah Antariksa

Keterangan foto:Cahaya terang di langit yang sempat dikira meteor ternyata merupakan sampah antariksa yang terbakar saat memasuki atmosfer Bumi.

Kawanindonesia.id– Cahaya terang yang melintas di langit Indonesia sempat menghebohkan warga di berbagai daerah.

Fenomena tersebut terlihat di sejumlah wilayah seperti Lampung, Palembang, hingga Banten, dan langsung ramai diperbincangkan di media sosial.

Banyak warga mengira benda bercahaya itu merupakan meteor karena tampilannya menyerupai bola api yang melesat cepat di langit malam.

Sejumlah rekaman video yang beredar memperlihatkan cahaya terang dengan ekor panjang, memperkuat dugaan tersebut.

Namun, para ahli memastikan bahwa fenomena itu bukan meteor. Astronom dari Institut Teknologi Sumatera,

“Annisa Novia Indra Putri, menjelaskan bahwa objek tersebut merupakan sampah antariksa yang masuk kembali ke atmosfer Bumi.

Ia menyebutkan, benda itu adalah material buatan manusia yang sudah tidak berfungsi dan mengalami proses re-entry atau masuk kembali ke atmosfer.

Saat memasuki lapisan atmosfer, benda tersebut mengalami gesekan dengan udara sehingga menimbulkan panas tinggi dan terbakar,

“lalu tampak seperti cahaya terang dari permukaan Bumi.Penjelasan serupa juga disampaikan peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Thomas Djamaluddin.

Ia mengungkapkan bahwa objek tersebut diduga merupakan bagian dari roket CZ-3B R/B asal China yang kembali memasuki atmosfer.

Menurutnya, fenomena seperti ini memang kerap terjadi ketika bagian roket atau satelit yang sudah tidak terpakai jatuh kembali ke Bumi.

Gesekan dengan atmosfer menyebabkan benda tersebut terbakar dan menghasilkan cahaya terang yang terlihat seperti meteor.

Meski terlihat dramatis, para ahli memastikan bahwa peristiwa ini umumnya tidak berbahaya karena sebagian besar material akan habis terbakar sebelum mencapai permukaan Bumi.

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa tidak semua cahaya terang di langit merupakan meteor.

Dalam banyak kasus, objek tersebut justru merupakan sampah antariksa yang terbakar saat memasuki atmosfer Bumi.(Red) Dikutip Instragram uvecta insight

Berita Terkait