Forum PBB Soroti Isu Nuklir Israel, Danny Danon Tekankan Stabilitas Regional

Keterangan foto:Dubes Israel untuk PBB Danny Danon menyampaikan pernyataan dalam forum PBB terkait isu nuklir dan stabilitas kawasan Timur Tengah.

Kawanindonesia.id – Forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kembali menyoroti isu sensitif terkait dugaan kepemilikan senjata nuklir Israel dalam sebuah sesi diskusi di markas besar PBB.


Dalam forum tersebut, sejumlah pertanyaan muncul mengenai posisi Israel yang dinilai berbeda dibandingkan negara-negara lain di kawasan Timur Tengah terkait kebijakan non-proliferasi nuklir.


Menanggapi isu tersebut, Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, tidak memberikan pernyataan eksplisit terkait kepemilikan senjata nuklir.

Ia justru menegaskan bahwa Israel berperan dalam menjaga stabilitas di kawasan.


Danon menyampaikan bahwa setiap negara perlu dilihat dari kontribusinya terhadap keamanan regional.


“Seseorang seharusnya bertanya pada dirinya sendiri tentang setiap bangsa—siapa yang membawa stabilitas ke kawasan ini, dan siapa yang membawa kekacauan?

Israel adalah kekuatan penyeimbang di kawasan tersebut. Kami menginginkan perdamaian,” ujarnya dalam forum tersebut.


Pernyataan itu kembali mencerminkan kebijakan Israel yang dikenal dengan istilah nuclear opacity,

yaitu sikap tidak mengonfirmasi maupun membantah secara terbuka terkait kepemilikan senjata nuklir.


Di tingkat internasional, isu ini terus menjadi perdebatan, mengingat Israel tidak menjadi anggota Treaty on the Non-Proliferation of Nuclear Weapons (NPT) yang diikuti oleh mayoritas negara di dunia.


Sejumlah negara di kawasan Timur Tengah, termasuk Iran, sebelumnya juga menyoroti apa yang mereka anggap sebagai ketimpangan dalam penerapan kebijakan non-proliferasi nuklir global.


Meski demikian, Israel secara konsisten menegaskan bahwa kebijakan keamanannya bertujuan untuk menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan Timur Tengah.(Red)

Berita Terkait