Dandim 0725/Sragen Resmi Tutup TMMD Sengkuyung I 2026 di Desa Bonagung Tanon

Keterangan foto:Dandim 0725/Sragen menutup TMMD Sengkuyung I Tahun 2026 di Desa Bonagung, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen.

Kawanindonesia.id– Komandan Kodim 0725/Sragen Letkol Inf Dindin Rohidin, S.IP secara resmi menutup kegiatan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Sengkuyung I Tahun 2026 di Desa Bonagung, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Rabu (11/3/2026).


Selama 30 hari, prajurit TNI dari Kodim 0725/Sragen melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan bersama masyarakat di desa tersebut.

Program TMMD ini sebelumnya dibuka oleh Bupati Sragen Sigit Pamungkas pada 10 Februari 2026 di lokasi yang sama.


Dalam upacara penutupan, Dandim 0725/Sragen bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han.


Dalam amanatnya disampaikan bahwa pada pelaksanaan TMMD Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026,

Kodam IV/Diponegoro menggelar kegiatan di empat wilayah yaitu Kabupaten Brebes, Kebumen, Kendal, dan Wonogiri.

Selain itu, seluruh Kodim jajaran Kodam IV/Diponegoro juga melaksanakan TMMD Sengkuyung secara serentak di wilayah masing-masing.


Pangdam menjelaskan bahwa berbagai sasaran fisik telah berhasil diselesaikan, di antaranya pembangunan rabat beton,

pengerjaan blok jalan, pembangunan shand sheet, talud jalan,

pembuatan plat decker, pengerjaan bronjong, perbaikan tempat ibadah, hingga pembangunan pos kamling.


Selain itu, terdapat pula program tambahan unggulan Kepala Staf Angkatan Darat seperti pembangunan instalasi air bersih

melalui program TNI AD Manunggal Air, rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan jambanisasi atau MCK,

pembersihan lingkungan, perluasan lahan tanaman pangan, serta kegiatan reboisasi dengan penanaman bibit tanaman keras di sekitar lokasi TMMD.


Tidak hanya pembangunan fisik, kegiatan nonfisik juga digelar dalam program TMMD tersebut.

Kegiatan tersebut meliputi pelayanan pembuatan akta kelahiran,

operasi bibir sumbing, pemberian kaki palsu bagi penyandang disabilitas,

pembagian kacamata baca, pengobatan gratis, donor darah, hingga

kegiatan masak besar untuk berbagi makanan gratis kepada masyarakat.


Selain itu, dilakukan pula kampanye kreatif rekrutmen prajurit TNI serta berbagai penyuluhan,

antara lain tentang wawasan kebangsaan, kesadaran bela negara, bahaya narkoba, Undang-Undang ITE,

Undang-Undang Lalu Lintas, pengolahan limbah, pencegahan stunting, ketahanan pangan,

serta budidaya tanaman obat tradisional dengan menghadirkan narasumber dari dinas dan instansi terkait.


Pangdam berharap seluruh hasil pembangunan melalui program TMMD dapat memberikan manfaat bagi masyarakat

serta dipelihara dengan baik agar memiliki masa pakai yang panjang.


Sementara itu, Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Dindin Rohidin menjelaskan bahwa seluruh sasaran

TMMD Sengkuyung I Tahun 2026 di Desa Bonagung telah selesai 100 persen.


Ia menyebutkan sasaran fisik yang telah diselesaikan meliputi pembangunan cor blok jalan sepanjang 400 x 3 x 0,12 meter,

rehabilitasi empat unit rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan enam unit jambanisasi.


Selain itu, sasaran nonfisik juga telah dilaksanakan melalui berbagai penyuluhan,

seperti wawasan kebangsaan, keluarga berencana dan kesehatan,

pencegahan stunting, kegiatan posyandu, penyuluhan penyakit tidak menular,

pembinaan kamtibmas dan bahaya narkoba, peternakan dan perikanan,

“pertanian dan perkebunan, serta pembinaan mental dan rohani.


Usai upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako kepada para lansia dan warga prasejahtera di Desa Bonagung.(Red)

Berita Terkait