Keterangan foto:Petugas patroli Polres Mojokerto Kota mengamankan enam remaja yang diduga hendak tawuran di Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto.
Kawanindonesia.com– Petugas patroli dari Polres Mojokerto Kota, Polda Jawa Timur berhasil menggagalkan aksi tawuran yang diduga akan dilakukan oleh sekelompok remaja di kawasan Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto, pada Minggu (8/3/2026) dini hari.
Aksi tersebut terungkap setelah masyarakat melaporkan adanya sekelompok pemuda yang dicurigai akan melakukan keributan di jalan raya melalui layanan Call Center 110 Polri.
Menindaklanjuti laporan itu, petugas patroli Siaga Cipta Kondisi (Cipkon) Harkamtibmas Polres Mojokerto Kota segera bergerak menuju lokasi kejadian.
Patroli tersebut dipimpin oleh piket Pamapta bersama sejumlah anggota lainnya. Sekitar pukul 03.08 WIB,
petugas tiba di depan Pos Benteng Jalan Gajah Mada dan mendapati dua kelompok remaja yang sebelumnya saling memotong kendaraan roda dua di jalan raya.
Kedua kelompok remaja itu kemudian berhenti di lokasi dan diduga hendak terlibat perkelahian.
Namun sebelum aksi tawuran terjadi, petugas dengan cepat mengamankan situasi serta mengamankan para remaja tersebut.
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan enam orang remaja beserta kendaraan roda dua yang mereka gunakan. Berdasarkan pemeriksaan awal,
para remaja tersebut diduga telah mengonsumsi minuman beralkohol sebelum berkumpul di lokasi.
Selanjutnya, keenam remaja tersebut dibawa ke Mapolres Mojokerto Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan tindak pidana ringan (tipiring).
Kapolres Mojokerto Kota, Herdiawan Arifianto, menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli selama bulan Ramadhan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Patroli Cipkon kami intensifkan selama Ramadhan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas seperti tawuran,
balap liar maupun tindak kriminalitas lainnya, khususnya pada jam-jam rawan menjelang sahur,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang segera melaporkan potensi gangguan keamanan melalui layanan Call Center 110 sehingga petugas dapat bertindak cepat.
Kapolres juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya agar tidak berkeliaran hingga larut malam selama bulan Ramadhan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kota Mojokerto tetap aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya. (Hil)
