Kominfo Jatim Perkuat Sinergi Komunikasi Publik untuk Mudik dan Lebaran 2026

Keterangan foto:Kominfo Jatim menggelar sosialisasi strategi komunikasi menjelang mudik dan Lebaran 2026.

Kawanindonesia.id– Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur memperkuat sinergi komunikasi publik menjelang Ramadan, mudik, dan Lebaran 2026 melalui kegiatan Sosialisasi Strategi Komunikasi Pemerintahan yang digelar di Surabaya, Senin (9/3/2026).


Kegiatan tersebut melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta Dinas Kominfo kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Diskominfo Jatim menggelar sosialisasi ini untuk memastikan penyampaian informasi kepada masyarakat dapat berjalan cepat,

akurat, dan mudah diakses selama periode Ramadan hingga arus mudik dan balik Lebaran.


Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, mengatakan pemerintah perlu memperkuat koordinasi komunikasi publik karena tingginya mobilitas masyarakat selama musim mudik.


Ia menjelaskan bahwa Jawa Timur menjadi salah satu wilayah dengan pergerakan pemudik terbesar di Indonesia.

Data menunjukkan Jawa Timur menempati posisi ketiga sebagai daerah asal mudik terbesar secara nasional dengan potensi pergerakan mencapai 17,12 juta orang.

Selain itu, provinsi ini juga menjadi tujuan mudik terbesar kedua dengan proyeksi kedatangan sekitar 27,29 juta orang.


“Melihat tingginya mobilitas tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menyiapkan strategi komunikasi selama Ramadan, mudik, dan Lebaran 2026

agar masyarakat dapat memperoleh informasi yang cepat, akurat, dan mudah diakses,” ujarnya.


Melalui sosialisasi ini, Diskominfo Jatim mendorong seluruh OPD serta Dinas Kominfo kabupaten/kota untuk memperkuat sinergi dalam menyampaikan(bgs)

Berita Terkait