Keterangan foto :Kegiatan santunan dan pasar murah dorong kepedulian sosial di kalangan pelajar.
Kawanindonesia.id – Ribuan siswa dari SMA, SMK, dan SLB di Kabupaten dan Kota Kediri menerima bantuan dalam program Ramadan Pendidikan Berdampak 1447 H, Sabtu (7/3).
Program ini digagas Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dindik Jatim) untuk menanamkan nilai kepedulian sosial sekaligus mendukung pendidikan karakter selama bulan Ramadan.
Sebanyak 1.250 siswa hadir sebagai perwakilan dari sekolah masing-masing. Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, secara simbolis menyerahkan bantuan berupa beras 3 kilogram dan santunan Ramadan.
“Ramadan harus menjadi momentum pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial.
Ketika sekolah berbagi manfaat bagi lingkungan sekitar, itulah makna pendidikan yang berdampak,” ujar Aries.
Selain santunan, program ini menghadirkan pasar murah yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan Cabang Dindik Kediri.
Pasar menyediakan bahan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, buah nanas, tempe, dan sayuran dengan harga lebih terjangkau.
Antusiasme siswa, guru, dan masyarakat sangat tinggi. Banyak siswa membeli kebutuhan pokok untuk diberikan kepada orang tua.
Aries turut membantu dengan memberikan uang untuk mendukung pembelian siswa dan guru.
Program ini diterapkan melalui empat gerakan utama, yaitu:
Memperkuat kegiatan spiritual di lingkungan sekolah selama Ramadan.
Meningkatkan kualitas pendidikan melalui inovasi pembelajaran.
Menumbuhkan budaya berbagi di sekolah dan masyarakat.
Menjaga lingkungan sekolah melalui gerakan zero sampah plastik.
Aries menegaskan bahwa program ini memastikan Ramadan di sekolah bukan sekadar seremonial,
tetapi membawa dampak nyata bagi siswa, sekolah, dan masyarakat. Ia berharap seluruh sekolah di Jawa Timur dapat mencontoh kegiatan ini untuk membentuk generasi yang cerdas, peduli, dan berkarakter kuat.
Program ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menghadirkan pendidikan yang berdampak,
humanis, dan berorientasi pada pembentukan karakter generasi masa depan.(Bgs)
