Keterangan Foto: Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi berdialog dengan Dai dan Pendeta Kamtibmas dalam silaturahmi Ramadan.
Kawanindonesia.id – Kapolres Bojonegoro Polda Jawa Timur, AKBP Afrian Satya Permadi, menegaskan bahwa persatuan antara ulama dan pemerintah menjadi kunci terciptanya keamanan, kerukunan, dan keharmonisan di masyarakat.
Pernyataan ini disampaikannya di Bojonegoro, Sabtu (7/3), menjelang pertengahan Ramadan.
“Kondisi wilayah yang aman dan kondusif tidak lepas dari peran tokoh agama yang terus menyampaikan pesan damai kepada umat,” ujar AKBP Afrian.
Ia mengajak seluruh pihak mendoakan agar keamanan nasional dan lokal tetap terjaga,
serta masyarakat di Jawa Timur dan Bojonegoro selalu hidup dalam situasi aman, damai, dan penuh toleransi.
Hingga hari ke-16 Ramadan, masyarakat Bojonegoro berhasil menjaga sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan selama menjalankan ibadah puasa.
AKBP Afrian menekankan bahwa keberadaan Dai dan Pendeta Kamtibmas sangat berperan aktif memberikan pesan-pesan menyejukkan kepada warga.
Sebelumnya, Polres Bojonegoro menggelar silaturahmi Ramadan dengan para Dai dan Pendeta Kamtibmas di Gedung AP I Rawi Mapolres Bojonegoro, Kamis (5/3).
Kegiatan bertema “Bersama Membangun Negeri, Polri Untuk Masyarakat” ini dihadiri Wakapolres, pejabat utama Polres, Ketua Dai Kamtibmas KH. Alamul Huda Masyhur,
serta para dai dan pendeta Kamtibmas.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga memohon doa dan dukungan menjelang Operasi Ketupat Semeru 2026 yang dimulai 13 Maret mendatang untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri agar berjalan aman dan lancar.
KH. Alamul Huda Masyhur dalam tausiyah singkatnya menegaskan, terciptanya keamanan dan keadilan membutuhkan sinergi antara ulama dan umara.
Ia mengibaratkan persatuan sebagai sapu lidi: jika diikat bersama, kuat dan mampu membersihkan; jika berdiri sendiri, tidak memiliki kekuatan.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dan tokoh agama
untuk bersatu demi mewujudkan Bojonegoro yang damai, makmur, dan membanggakan.(Red)
