27 Februari 2026

Ulama Sampang Dorong Warga Hormati Kesucian Bulan Ramadan

Kawanindonesia.id // Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, tokoh agama di Kabupaten Sampang mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menghormati dan menjaga kesucian bulan Ramadan, meski terdapat perbedaan penentuan awal puasa.


Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sampang, Kiai Haji Itqon Buziri, menegaskan bahwa perbedaan awal Ramadan bukan hal yang perlu dipersoalkan.

Ia mengajak warga untuk tetap tenang, bersatu, dan saling menghormati.


“Puasa adalah ibadah mahdhah yang harus dihormati secara sosial.

Bagi masyarakat yang tidak berpuasa, diharapkan menghargai warga yang sedang menjalankan ibadah,

agar Ramadan tetap berjalan dengan penuh keberkahan dan harmonis,” ujarnya, Selasa

(17/2/2026)

saat mengikuti Rukyatul Hilal di Pelabuhan Taddan, Kecamatan Camplong.


Senada, Ketua Badan Hisab Rukyat (BHR) Sampang, Kiai Haji Moh. Huzaini, menyebut bahwa semua pihak, termasuk Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, ormas kepemudaan, TNI, dan Polri,

“telah berkoordinasi untuk memastikan suasana masyarakat tetap aman dan kondusif.

Perbedaan metode hisab atau rukyat dalam menentukan awal puasa seharusnya tidak menimbulkan kegelisahan di masyarakat.


Kiai Huzaini menambahkan bahwa rapat koordinasi yang digelar di Pemda Sampang pada 15 Februari 2026 menekankan pentingnya persatuan umat Islam dalam menyambut Ramadan.


Ulama dan tokoh masyarakat berharap masyarakat Sampang dapat meneladani sikap toleransi, saling menghormati, dan menjaga kerukunan,

“sehingga Ramadan tahun ini berlangsung dengan aman, khidmat, dan penuh keberkahan bagi seluruh warga.(Saip)

Berita Terkait