26 Februari 2026

Strategi Cerdas Kelola Pengeluaran Ramadan agar Tabungan Tetap Aman

Kawanindonesia.id – Bulan Ramadan sering kali membawa perubahan signifikan pada pola pengeluaran rumah tangga. Kebutuhan bahan pokok meningkat, agenda buka bersama bertambah, hingga persiapan Lebaran yang memerlukan anggaran tambahan.

Tanpa perencanaan yang matang, kondisi ini bisa menggerus tabungan secara perlahan.


Agar keuangan tetap stabil, diperlukan strategi cerdas dalam mengelola pengeluaran selama Ramadan.

Perencanaan yang disiplin tidak hanya membantu menjaga tabungan tetap aman, tetapi juga membuat ibadah berlangsung lebih tenang tanpa tekanan finansial.


Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menyusun anggaran khusus Ramadan.

Pisahkan pengeluaran rutin bulanan dengan kebutuhan tambahan seperti takjil, zakat, sedekah, dan belanja Lebaran.

Dengan daftar yang jelas, keluarga dapat mengetahui estimasi total biaya dan menetapkan batas maksimal belanja sesuai kemampuan.


Selanjutnya, penting untuk memprioritaskan kebutuhan dibandingkan keinginan.

Promo dan diskon Ramadan memang menggiurkan, namun tidak semua penawaran harus diambil.

Fokuslah pada kebutuhan pokok dan hindari belanja impulsif yang berpotensi membuat pengeluaran membengkak.


Strategi berikutnya adalah memanfaatkan promo secara bijak.

Bandingkan harga sebelum membeli dan pastikan barang yang dibeli benar-benar masuk dalam daftar kebutuhan.

Perencanaan belanja mingguan juga dapat membantu mengontrol pengeluaran agar tidak melebihi anggaran.


Selain itu, batasi frekuensi buka bersama di luar rumah. Meskipun menjadi ajang silaturahmi yang menyenangkan, terlalu sering berbuka di restoran dapat menguras anggaran.

Alternatifnya, adakan buka puasa bersama di rumah dengan konsep sederhana namun tetap hangat.


Tak kalah penting, tetap sisihkan dana darurat dan tabungan Lebaran sejak awal Ramadan.

Dengan alokasi yang konsisten, kebutuhan menjelang Hari Raya dapat dipenuhi tanpa harus mengambil dana darurat atau berutang.


Melalui strategi pengelolaan keuangan yang terencana dan realistis, Ramadan dapat dijalani dengan penuh ketenangan.

Pengeluaran terkendali, tabungan tetap aman, dan momen kebersamaan pun terasa lebih bermakna.(Red)

Berita Terkait