26 Februari 2026

Semarak Rupiah Ramadan 2026, BI Jatim Pastikan Kelancaran Sistem Pembayaran

Kawanindonesia.id – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, Bank Indonesia Kantor Perwakilan (KPw) Jawa Timur resmi meluncurkan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026, Kamis (19/2/2026).

Program ini bertujuan memastikan ketersediaan uang layak edar (ULE) serta kelancaran sistem pembayaran di wilayah Jawa Timur selama Ramadan dan Idulfitri.


Kepala Perwakilan BI Jatim, Ibrahim, menjelaskan bahwa SERAMBI 2026 mengusung tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”

“sebagai upaya menjaga stabilitas transaksi keuangan masyarakat.

“Kami menyiapkan uang Rupiah layak edar sebesar Rp 24,6 triliun, meningkat 5,6 persen dibanding tahun lalu.

Hal ini untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas dan konsumsi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri,” jelasnya.


Program SERAMBI 2026 menghadirkan beberapa kanal layanan penukaran uang, antara lain:


Mobil Kas Keliling BI, yang akan beroperasi mulai 19 Februari hingga 13 Maret 2026 di titik strategis seperti rumah ibadah, pusat keramaian, dan jalur mudik.


Layanan perbankan, hasil kerja sama dengan industri perbankan, dengan total 240 titik penukaran di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, berlangsung 24 Februari hingga 15 Maret 2026.


Penukaran terpusat, dijadwalkan pada 7 Maret 2026 di Ciputra World Surabaya dan 8 Maret di Grand City Convention and Exhibition.


Selain penyediaan uang tunai, BI mendorong percepatan transaksi non-tunai melalui QRIS, uang elektronik, BI-FAST, dan layanan digital banking.

Tujuannya, menciptakan sistem pembayaran yang cepat, mudah, aman, dan andal bagi masyarakat.


Ibrahim juga mengingatkan masyarakat untuk menerapkan prinsip belanja bijak,

yaitu membeli sesuai kebutuhan dan mengutamakan produk lokal,

sekaligus mewaspadai peredaran uang palsu dengan prinsip 3D: Dilihat, Diraba, Diterawang.

“Kami ingin masyarakat tetap aman, nyaman, dan produktif menjalankan aktivitas ekonomi di bulan suci,” tambahnya.


Melalui SERAMBI 2026, Bank Indonesia Jatim berharap sistem pembayaran tetap lancar dan ketersediaan uang Rupiah terjamin,

“sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.(Red)

Berita Terkait