26 Februari 2026

Potensi Wisata Melimpah, DPRD Jatim Dorong Sinergi Anak Muda dan Daerah


Kawanindonesia.id — Potensi pariwisata Jawa Timur yang melimpah dinilai membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah daerah dan generasi muda agar dapat dikelola dan dipromosikan secara optimal.

Hal tersebut mengemuka dalam audiensi Duta Pesona Indonesia dengan DPRD Jawa Timur yang digelar di Gedung DPRD Jatim, Senin (2/2/2026).


Audiensi tersebut diterima langsung oleh Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PKS, Puguh Wiji Pamungkas.

Dalam pertemuan itu, Puguh menegaskan bahwa anak muda memiliki peran strategis sebagai motor penggerak promosi dan pengembangan pariwisata daerah, khususnya di era digital saat ini.


“Jawa Timur memiliki kekayaan alam dan budaya yang sangat lengkap.

Tantangannya bukan pada potensi, tetapi pada bagaimana potensi itu dikelola dan dipromosikan dengan melibatkan anak muda secara aktif,” ujar Puguh.


Dalam kesempatan tersebut, Duta Pesona Indonesia menyampaikan sejumlah gagasan terkait penguatan promosi pariwisata di berbagai daerah Jawa Timur.

Gagasan tersebut mencakup pemanfaatan media sosial, penguatan branding destinasi,

” serta kolaborasi dengan masyarakat lokal dan pemerintah daerah.


Puguh juga menyoroti sejumlah persoalan yang masih dihadapi sektor pariwisata,

“mulai dari keterbatasan konektivitas infrastruktur, arah kebijakan, hingga efektivitas intervensi anggaran.

Ia menilai, tanpa sinergi yang kuat, berbagai program pengembangan wisata tidak akan memberikan dampak maksimal.


Selain itu, Puguh menyinggung maraknya desa wisata yang belum sepenuhnya dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

Menurutnya, pengembangan desa wisata harus didasarkan pada tata kelola yang baik agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


“Desa wisata tidak boleh hanya mengikuti tren. Harus ada konsep yang jelas.

manajemen yang baik, dan pendampingan berkelanjutan agar benar-benar menjadi penggerak ekonomi desa,” tegasnya.


Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia pengelola wisata.

Terutama untuk menghindari munculnya objek wisata mangkrak.

Menurutnya, kebijakan dan anggaran yang tersedia harus diimbangi dengan kemampuan manajerial yang memadai.


Di era digital, Puguh mengapresiasi peran Duta Pesona Indonesia sebagai representasi anak muda dalam membangun citra positif pariwisata Jawa Timur.

Kreativitas generasi muda dinilai menjadi faktor kunci dalam menarik minat wisatawan.


Puguh berharap, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, komunitas pariwisata, media, dan generasi muda dapat terus diperkuat .

agar potensi wisata Jawa Timur yang melimpah dapat memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.(Wat)

Berita Terkait