Kawanindonesia.id – Polres Blitar melakukan pengecekan langsung ke sejumlah pangkalan LPG 3 Kg di wilayah Kabupaten Blitar untuk memastikan stok gas melon tetap aman selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) turun ke lapangan bersama Unit Pidana Khusus (Pidsus) guna memantau ketersediaan stok,
harga jual, serta mekanisme distribusi LPG bersubsidi kepada masyarakat.
Petugas menyisir beberapa pangkalan pada Minggu (22/2/2026) dan berdialog langsung dengan pemilik usaha serta warga pembeli.
Kapolres Blitar, Rivanda, melalui Kasat Reskrim AKP Margono Suhendra,
menegaskan bahwa jajarannya bergerak cepat mengantisipasi potensi kelangkaan gas melon yang kerap meningkat saat Ramadan.
“Kami pastikan stok LPG 3 Kg dalam kondisi aman. Kami juga awasi distribusi agar tepat sasaran dan tidak terjadi penyimpangan,” ujar AKP Margono di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, kebutuhan LPG 3 Kg memang meningkat seiring bertambahnya aktivitas memasak masyarakat selama Ramadan.
Namun, pihaknya tidak menemukan indikasi penimbunan maupun praktik penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dalam pengecekan awal tersebut.
Untuk memperkuat pengawasan, Polres Blitar berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar guna mengantisipasi lonjakan permintaan.
Pemerintah daerah telah menerbitkan surat edaran terkait rencana penambahan kuota LPG 3 Kg fakultatif agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
AKP Margono juga mengingatkan seluruh pemilik pangkalan agar mematuhi aturan distribusi dan tidak melakukan penimbunan.
Ia menegaskan bahwa kepolisian akan menindak tegas pelanggaran yang merugikan masyarakat.
“Kami tidak akan ragu mengambil langkah hukum jika menemukan praktik penimbunan atau penjualan di atas HET.
Kami ingin masyarakat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa khawatir soal kebutuhan energi rumah tangga,” tegasnya.
Melalui langkah aktif tersebut, jajaran kepolisian berharap stabilitas pasokan LPG 3 Kg di Kabupaten Blitar tetap terjaga hingga Idulfitri nanti.(Setia)

