27 Februari 2026

Implementasi IT dalam Pengelolaan Air Minum, Perumda Surya Sembada Jadi Rujukan Pembelajaran

Kawanindonesia.id // Implementasi teknologi informasi (IT) dalam pengelolaan air minum kian menunjukkan peran strategisnya dalam meningkatkan kualitas layanan publik.

Hal ini tergambar dalam kunjungan industri siswa SMK Telkom Malang ke Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya, Kamis (12/2/2026).


Kunjungan yang merupakan bagian dari program Moklet Investigation (MOVE) 2026 tersebut menjadi ajang pembelajaran langsung tentang bagaimana sistem digital diterapkan dalam operasional perusahaan air minum.

Para siswa dari jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) mendapatkan kesempatan melihat pemanfaatan sensor,

sistem monitoring jaringan distribusi, hingga ruang kendali (control room) yang menjadi pusat pengawasan operasional.


SPV Humas & Sosial Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya,

“Riyan Wahyu Yogatama, menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten membuka diri terhadap kunjungan

Edukatif sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan dukungan terhadap dunia pendidikan.


“Kami ingin siswa memahami bahwa layanan air minum tidak hanya soal distribusi,

Tetapi dikelola dengan sistem, teknologi, dan standar profesional yang tinggi,” ujarnya.


Sementara itu, SPV Sistem Informasi dan Rekayasa Proses Bisnis, Tri Susanto, menjelaskan bahwa transformasi digital di lingkungan perusahaan terus dikembangkan guna meningkatkan efektivitas dan akurasi pengambilan keputusan.


Menurutnya, digitalisasi proses bisnis memungkinkan pengelolaan data operasional dan layanan pelanggan dilakukan secara lebih terukur, terdokumentasi,

“serta terintegrasi. Dengan sistem yang saling terhubung, respons terhadap gangguan atau kebutuhan pelanggan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.


Dalam sesi teknis, SPV Kontrol Digital dan Instrumentasi, Lasmiran Abdullah, memaparkan bahwa pemantauan jaringan distribusi air

“kini didukung perangkat kontrol berbasis digital yang mampu mendeteksi potensi gangguan secara real-time.


Teknologi tersebut memungkinkan identifikasi kebocoran, tekanan air,

hingga kondisi infrastruktur dilakukan secara presisi. Dengan demikian,

penanganan dapat dilakukan lebih dini sehingga meminimalkan dampak terhadap pelanggan.


Para siswa mengaku memperoleh perspektif baru tentang kompleksitas pengelolaan air minum.

Salah satu perwakilan siswa menyampaikan bahwa sebelumnya mereka membayangkan proses distribusi air berlangsung sederhana,

“namun setelah melihat langsung, ternyata terdapat tahapan teknis dan sistem pengelolaan yang terintegrasi serta berbasis teknologi canggih.


Kunjungan ini juga menjadi sarana sinkronisasi antara kurikulum sekolah dengan kebutuhan industri terkini.

Implementasi IT di sektor utilitas menunjukkan bahwa keahlian teknologi informasi tidak hanya relevan di industri digital murni, tetapi juga memiliki peran vital dalam pelayanan publik.


Melalui keterbukaan terhadap dunia pendidikan, Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya

semakin menegaskan posisinya sebagai rujukan pembelajaran implementasi teknologi dalam pengelolaan air minum,

sekaligus mendukung lahirnya generasi muda yang siap berkontribusi dalam transformasi digital sektor publik(bgs)

Berita Terkait