Kawanindonesia.id — Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin mengajak warga menjadikan Ramadan 1447 H sebagai bulan pendidikan jiwa dan penguatan karakter.
Ia menyampaikan ajakan tersebut saat memimpin Safari Ramadan di Masjid Al Mukhlisuun, Kecamatan Mojoroto.
Gus Qowim membuka kegiatan dengan mempererat silaturahmi bersama tokoh agama, perangkat daerah, dan masyarakat.
Ia kemudian menyerahkan santunan kepada 16 anak yatim bersama Dinas Sosial dan Baznas Kota Kediri.
Ia menegaskan pemerintah kota terus mendorong kepedulian sosial selama Ramadan.
Dalam sambutannya, Gus Qowim meminta warga menahan diri tidak hanya dari lapar dan dahaga, tetapi juga dari sikap berlebihan.
Ia menyoroti kebiasaan masyarakat yang kerap meningkatkan konsumsi saat Ramadan.
Ia mengingatkan warga agar tidak melakukan panic buying dan tidak memborong bahan pokok secara berlebihan.
“Ramadan mengajarkan kesederhanaan dan pengendalian diri. Mari kita belanja sesuai kebutuhan dan hindari pemborosan,” tegasnya.
Ia memastikan Pemerintah Kota Kediri terus memantau ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok di pasar.
Ia meminta masyarakat tetap tenang karena pemerintah menjaga distribusi dan pasokan pangan.
Selain itu, Gus Qowim mengajak warga menjaga pola makan sehat dan bergizi saat sahur dan berbuka.
Ia mendorong orang tua memilih menu seimbang agar tubuh tetap kuat menjalankan ibadah dan anak-anak tetap sehat.
Ia juga menggerakkan masyarakat untuk memperbanyak sedekah, infak, dan zakat.
Menurutnya, warga dapat membangun solidaritas sosial dengan membantu tetangga dan kaum dhuafa.
Di akhir kegiatan, Gus Qowim mengajak seluruh warga Mojoroto memperkuat ukhuwah dan bersama-sama membangun Kota Kediri yang Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan NgangenI.
Ia berharap Ramadan tahun ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.(Duh)

