Kawanindonesia.id — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperkuat pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) dengan menerapkan sistem monitoring dan evaluasi secara berjenjang di seluruh satuan kerja.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan program berjalan konsisten dari tingkat Mabes hingga Polsek.
Penguatan tersebut ditandai dengan penerbitan Surat Telegram Kapolri yang menginstruksikan seluruh jajaran, mulai dari Polda, Polrestabes, Polresta, Polres hingga Polsek,
“agar melaksanakan Gerakan Indonesia ASRI secara terstruktur dan berkelanjutan. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026.
Kapolri juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) ASRI Polri yang diketuai Kepala Korps Pembinaan Masyarakat (Kakorbinmas).
Satgas ini bertugas mengoordinasikan pelaksanaan program, melakukan pengendalian, serta memastikan evaluasi berjalan efektif di setiap tingkatan organisasi.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa monitoring dilakukan secara periodik melalui laporan berjenjang dari satuan wilayah kepada Mabes Polri.
Evaluasi ini mencakup pelaksanaan kegiatan kebersihan rutin, penataan lingkungan kantor, hingga keterlibatan anggota dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Monitoring ini penting agar Gerakan Indonesia ASRI tidak hanya menjadi seremoni, tetapi benar-benar menjadi budaya kerja di lingkungan Polri. Setiap satuan wajib melaporkan progres dan kendala yang dihadapi untuk dilakukan perbaikan,” ujarnya.
Gerakan Indonesia ASRI sendiri mencakup empat fokus utama, yakni Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
” Implementasinya antara lain melalui kegiatan “Satu Jam Awal Resik” sebelum pelaksanaan tugas operasional, korve terpadu mingguan di lingkungan mako dan asrama.
serta kegiatan “Polri Peduli Lingkungan” yang melibatkan masyarakat di ruang publik.
Selain itu, Polri juga memanfaatkan media digital untuk memperkuat sosialisasi gerakan ini melalui platform media sosial dan sarana informasi lainnya, dengan tetap menyesuaikan kearifan lokal di masing-masing wilayah.
Dengan monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara berjenjang, Polri menargetkan Gerakan Indonesia ASRI tidak hanya menciptakan lingkungan kerja yang tertib dan bersih,
” tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Polri menegaskan bahwa komitmen terhadap Gerakan Indonesia ASRI merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah sekaligus menghadirkan institusi yang profesional, humanis, dan menjadi teladan di tengah masyarakat.(Red)

