Kawaniswahyudi.id// Kegiatan Business Matching menjadi salah satu agenda utama yang mewarnai pelaksanaan Expo Hebatnya SMK Jatim 2026 di Grand City Convention Hall Surabaya, pada 12–14 Februari 2026.
Agenda ini mempertemukan secara langsung siswa dan sekolah menengah kejuruan (SMK) dengan pelaku dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Expo Hebatnya SMK Jatim 2026 menampilkan produk unggulan dan inovasi siswa dari 10 bidang keahlian SMK Jawa Timur, mulai dari energi dan pertambangan, seni dan ekonomi kreatif, agribisnis dan agroteknologi, kemaritiman, teknologi manufaktur dan rekayasa, pariwisata,
“teknologi informasi, bisnis manajemen, kesehatan dan pekerjaan sosial, hingga teknologi konstruksi dan bangunan.
Melalui business matching, karya dan produk siswa SMK tidak hanya dipamerkan, tetapi juga ditawarkan secara langsung kepada calon mitra industri dan pembeli.
Skema ini membuka peluang kerja sama, pemesanan produk, hingga potensi penyerapan lulusan SMK ke dunia kerja.
Selain business matching, expo ini juga diramaikan dengan berbagai kegiatan pendukung seperti workshop, talkshow, fashion show, serta buyer meet seller.
Rangkaian agenda tersebut dirancang untuk membekali siswa dengan wawasan kewirausahaan sekaligus memperkuat keterhubungan antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan menilai expo ini sebagai bagian dari upaya penguatan pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan pasar kerja.
Dengan melibatkan pelaku usaha secara langsung, SMK diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing.
Pelaksanaan Expo Hebatnya SMK Jatim 2026 di Surabaya diharapkan tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga menghasilkan kerja sama konkret antara SMK dan dunia industri.
Melalui kegiatan ini, potensi siswa SMK Jawa Timur didorong untuk tumbuh menjadi kekuatan ekonomi kreatif dan produktif di masa depan.(Red)

