Kawanindonesia.id – Kepedulian Polres Jember Polda Jawa Timur terhadap masyarakat yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di lapangan.
Melalui kegiatan bhakti sosial, Polres Jember menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir di Dusun Pertelon RT 7 RW 2, Desa Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Selasa (3/2/2026).
Penyaluran bantuan dipusatkan di Kantor Desa Pakis dan diserahkan langsung oleh Wakapolres Jember, Kompol Ferry Dharmawan.
Kehadiran jajaran Polres Jember disambut hangat oleh warga yang masih berupaya memulihkan kondisi pascabanjir yang melanda wilayah tersebut.
Bantuan sembako yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok seperti beras, telur ayam, minyak goreng, gula pasir, mie instan, teh, serta kopi bubuk.
Sekitar 40 warga terdampak menerima bantuan tersebut sebagai bentuk dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah bencana.
Kompol Ferry Dharmawan mengatakan, kegiatan bhakti sosial ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya saat warga menghadapi situasi sulit akibat bencana alam.
Ia menegaskan bahwa Polres Jember tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam aksi kemanusiaan.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak merasa sendiri saat menghadapi musibah. Polri akan selalu hadir untuk membantu dan memberikan dukungan,” ujarnya.
Sebelumnya, Wakapolres Jember juga turun langsung meninjau lokasi banjir guna memastikan kondisi warga serta melihat secara langsung dampak yang ditimbulkan.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi.
Warga penerima bantuan mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perhatian serta kepedulian Polres Jember.
Suasana keakraban tampak dalam kegiatan tersebut, mencerminkan hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Polres Jember Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk terus hadir, bergerak cepat, dan menjadi bagian dari solusi dalam setiap situasi kemanusiaan yang dihadapi masyarakat. (Hil)

