KawanIndonesia.id,// Penyelenggaraan Tanggulangin Fair 2026 di Pasar Wisata Tanggulangin menjadi momentum penting bagi pengembangan industri kerajinan kulit Kabupaten Sidoarjo.
Pameran yang digelar mulai 5 hingga 8 Februari 2026 ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk unggulan daerah, tetapi juga membuka peluang investasi dan ekspor bagi perajin kulit lokal.
Pameran tersebut dibuka langsung oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo dr. Hj. Sriatun Subandi, Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo Abdillah Nasih,
“Asisten Perekonomian dan Pembangunan M. Bahrul Amig, jajaran kepala OPD, serta mitra usaha dari dalam dan luar negeri.
Dalam sambutannya, Bupati Subandi menegaskan bahwa Tanggulangin sebagai sentra industri kulit memiliki potensi besar untuk menembus pasar yang lebih luas.
Melalui Tanggulangin Fair 2026, pemerintah daerah mendorong perajin untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran,
Serta menjalin kemitraan strategis dengan investor dan buyer berskala besar.
“Pameran ini kami dorong sebagai ruang temu antara perajin, investor, dan calon pembeli, termasuk buyer ekspor.
Dengan kolaborasi yang tepat, produk kulit Tanggulangin berpeluang menembus pasar nasional hingga internasional,” ujarnya.
Tanggulangin Fair 2026 diikuti oleh 55 stan, terdiri dari 30 stan perajin kulit dan aksesori yang menampilkan berbagai produk unggulan seperti tas, sepatu, jaket, dompet, dan kerajinan kulit khas Tanggulangin.
Selain itu, 25 stan kuliner turut meramaikan kegiatan dengan beragam sajian makanan dan minuman.
Salah satu daya tarik utama pameran ini adalah kehadiran mitra industri yang memperkenalkan teknologi produksi modern, seperti mesin jahit komputer dan mesin jahit otomatis.
Teknologi tersebut menjadi sarana transfer pengetahuan bagi perajin lokal untuk meningkatkan efisiensi, konsistensi, dan kapasitas produksi,
“sekaligus memperkuat kesiapan menghadapi permintaan pasar skala besar.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan UMKM melalui fasilitasi promosi, pelatihan,
peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dukungan pembiayaan, serta pengembangan kawasan wisata belanja Tanggulangin.
Melalui Tanggulangin Fair 2026, diharapkan produk kulit lokal Sidoarjo semakin dikenal luas, mampu menarik minat investor,
“serta membuka peluang ekspor yang berkelanjutan guna memperkuat perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Maya)

