Kawanindonesia.id //Pemerintah Kabupaten Kaur mulai mempersiapkan pelaksanaan Safari Ramadan 1447 Hijriah, yang dijadwalkan berlangsung mulai 23 Februari hingga 13 Maret 2026.
Kegiatan ini mengusung konsep kunjungan satu masjid setiap hari di 15 kecamatan, dengan kehadiran Bupati, Wakil Bupati, dan jajaran Pemkab Kaur.
Rapat persiapan digelar pada Rabu (4/2/2026) di Aula Lantai II Sekretariat Daerah Kabupaten Kaur dan dipimpin oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kaur, Ir. Herwan, M.Si.
Turut hadir Asisten II, Staf Ahli Bupati, Plt Kepala Kementerian Agama, Ketua MUI, Ketua Baznas, para kepala OPD, dan seluruh camat se-Kabupaten Kaur.
Dalam arahannya, Asisten III menekankan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar kegiatan keagamaan,
“melainkan juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan kualitas pelayanan publik.
Setiap masjid yang dikunjungi harus belum pernah menjadi lokasi Safari Ramadan sebelumnya, serta lokasi buka puasa bersama mudah dijangkau.
“Kegiatan ini akan berlangsung tertib dan khidmat, dengan rangkaian buka puasa bersama, salat berjamaah, ceramah agama, dan santunan kepada mustahik.
Setiap masjid menerima santunan Rp5.000.000 dari Pemkab, dan Baznas menyalurkan bantuan sesuai zakat, infak, dan sedekah yang terkumpul,” ujar Herwan.
Ketua Baznas, M. Jalil, S.Pd.I, menegaskan kesiapan lembaga tersebut untuk bersinergi dalam kegiatan sosial dan keagamaan, memastikan bantuan tersalur tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pelaksanaan Safari Ramadan dimulai di Kecamatan Lungkang Kule pada 23 Februari 2026 dan ditutup di Kecamatan Kaur Selatan pada 13 Maret 2026. Berikut beberapa lokasi utama:
23 Februari:
Lungkang Kule
24 Februari: Nasal
25 Februari: Padang Guci Hulu
26 Februari: Muara Sahung
27 Februari: Kaur Utara
Safari Ramadan ini menjadi kesempatan bagi Pemkab Kaur untuk hadir langsung di tengah masyarakat,
,”mempererat silaturahmi, serta menyampaikan program pembangunan daerah secara langsung dan khidmat.(Red)

