26 Februari 2026

HIMABA Soroti Pendidikan dan Infrastruktur, Pemkab Bangkalan Siap Tindaklanjuti

Kawanindonesia.id – Himpunan Mahasiswa Bangkalan (HIMABA) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Selasa (4/2/2026),

untuk menyampaikan aspirasi terkait sejumlah isu strategis pembangunan daerah.


Mahasiswa menyoroti sektor pendidikan, pengelolaan aset dan infrastruktur sekolah, perparkiran, serta Penerangan Jalan Umum (PJU).

Selain itu, HIMABA juga menyoroti program satu desa satu sarjana dan dugaan pungutan dalam Program Indonesia Pintar (PIP) oleh oknum tertentu.


Terkait pendidikan, mahasiswa meminta agar pembangunan infrastruktur sekolah lebih layak dan penyelesaian sengketa lahan segera ditangani.

Pada sektor PJU, mereka menekankan bahwa kondisi lampu jalan yang belum memadai.

Berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan dan meningkatkan risiko tindak kriminal.

Masalah perparkiran, seperti praktik parkir liar dan pengelolaan parkir berlangganan yang belum optimal, juga ikut disoroti.


Menanggapi aspirasi mahasiswa, Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama Wakil Bupati Moh. Fauzan Ja’far menyampaikan apresiasi.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa semua masukan akan menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan pelayanan publik dan pembangunan.


“Tentu aspirasi ini menjadi masukan sekaligus evaluasi bagi kami dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan,” kata Bupati Lukman Hakim.


Terkait dugaan pungutan pada program PIP, Bupati menegaskan bahwa Pemkab Bangkalan telah mengeluarkan surat edaran yang melarang segala bentuk pungutan liar.

Masyarakat maupun mahasiswa didorong untuk melaporkan jika menemukan praktik tersebut.


Pertemuan berlangsung kondusif dan menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk menindaklanjuti isu pendidikan,

“infrastruktur, dan pelayanan publik yang menjadi sorotan mahasiswa(siap).

Berita Terkait