Kawanindonesia.id– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik Polda Jawa Timur terus memperkuat upaya edukasi kepada masyarakat guna menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas.
Langkah tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif kepada para pengguna jalan.
Dalam kegiatan yang berlangsung di kawasan Gresik Kota Baru (GKB), petugas Satlantas Polres Gresik memberikan edukasi langsung kepada pengendara roda dua maupun roda empat terkait pentingnya keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi Anggoro, bersama jajaran personel.
Berbeda dengan operasi penindakan, kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk aksi simpatik.
Petugas menyampaikan imbauan secara dialogis serta memberikan apresiasi berupa suvenir dan cokelat kepada pengguna jalan yang dinilai tertib berlalu lintas.
Cara ini dinilai efektif untuk menumbuhkan kesadaran tanpa menimbulkan kesan represif.
Operasi Keselamatan Semeru 2026 di wilayah Gresik juga melibatkan Jasa Raharja Kabupaten Gresik sebagai mitra strategis.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan kecelakaan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai risiko dan dampak kecelakaan lalu lintas.
Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, mengatakan bahwa edukasi menjadi kunci utama dalam menekan fatalitas kecelakaan.
Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas harus dibangun secara berkelanjutan.
“Keselamatan berlalu lintas tidak cukup hanya dengan penindakan. Edukasi yang berkelanjutan dan pendekatan humanis jauh lebih efektif untuk mengubah perilaku pengguna jalan,” ujar AKP Nur Arifin, Rabu (4/2/2026).
Ia berharap melalui kegiatan tersebut, masyarakat semakin memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Dengan sinergi antara kepolisian, Jasa Raharja, dan masyarakat, kami optimistis angka kecelakaan dan fatalitas di Kabupaten Gresik dapat terus ditekan,” pungkasnya(red)

