Kawanindonesia.web.id – Babinsa Koramil 16/Jatiroto Kodim 0728/Wonogiri, Koptu Aris, meninjau gudang beras dan tempat penggilingan padi di wilayah binaannya sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan nasional.
Kegiatan monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok beras, mendukung percepatan serapan gabah, serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat wilayah, Selasa (7/7/2026).
Dalam kunjungannya, Koptu Aris memeriksa kondisi gudang penyimpanan gabah dan beras milik warga.
Ia juga mengamati secara langsung proses penggilingan padi guna memastikan kualitas beras yang dihasilkan tetap terjaga dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menurut Koptu Aris, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk pendampingan kepada petani dan pelaku usaha penggilingan padi.
Selain memantau kondisi wilayah, kunjungan itu juga menjadi sarana komunikasi sosial untuk menyerap berbagai aspirasi dan kendala yang dihadapi masyarakat.
“Kegiatan ini selain untuk memonitor wilayah juga menjadi sarana komunikasi sosial dalam mendukung ketahanan pangan.
Kami juga memberikan imbauan terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan penggilingan serta meningkatkan produktivitas pertanian,” ujar Koptu Aris.
Ia menjelaskan, pemantauan terhadap gudang beras dan penggilingan padi sangat penting untuk memastikan ketersediaan stok pangan tetap aman.
Langkah tersebut juga mendukung upaya menjaga stabilitas harga beras melalui pemantauan distribusi dan hasil produksi di tingkat lokal.
Dalam kesempatan itu, Koptu Aris berdialog dengan pemilik penggilingan padi mengenai proses produksi, pemasaran hasil panen, serta berbagai kendala yang dihadapi.
Melalui komunikasi tersebut, Babinsa berharap dapat membantu mencarikan solusi sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, petani, dan pelaku usaha.
Selain berdiskusi, Koptu Aris juga memberikan sejumlah masukan mengenai efisiensi proses penggilingan agar hasil produksi semakin optimal.
Ia menilai peningkatan kualitas pengolahan padi akan berdampak positif terhadap nilai jual hasil panen dan kesejahteraan petani.
“Kami ingin membantu petani dan pemilik penggilingan padi agar proses produksi berjalan lebih efisien, sehingga hasil panen memiliki kualitas yang baik dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya.
Melalui kegiatan monitoring tersebut, Koramil 16/Jatiroto menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat dalam sektor pertanian.
Pendampingan itu diharapkan mampu mendukung keberhasilan program swasembada pangan nasional, menjaga ketersediaan stok beras, serta meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Wonogiri.
Sinergi yang terjalin antara Babinsa, petani, dan pengusaha penggilingan padi menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan.
Dengan pemantauan yang dilakukan secara berkelanjutan, ketersediaan beras di wilayah diharapkan tetap terjaga sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.(Red)

