Idul Fitri Jadi Titik Balik, BNN Perkuat Sinergi untuk Lindungi Generasi Bangsa

Keterangan foto:Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto memimpin Halalbihalal Badan Narkotika Nasional sebagai momentum penguatan sinergi pasca Idul Fitri.
Kawanindonesia.id– Badan Narkotika Nasional (BNN) menjadikan momentum Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai titik balik untuk memperkuat sinergi dan soliditas dalam melindungi generasi bangsa dari ancaman narkotika.

Hal ini ditegaskan dalam kegiatan Halalbihalal yang digelar pada Senin (30/3) dengan suasana penuh kebersamaan.


Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, memimpin langsung kegiatan tersebut dan mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum refleksi diri.

Ia menegaskan bahwa setiap insan BNN harus kembali pada nilai-nilai kemanusiaan, memperbaiki diri,

serta memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas negara.
Ia juga mendorong seluruh pegawai untuk saling memaafkan, menghilangkan sekat ego, serta membangun hubungan kerja yang harmonis.

Menurutnya, kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada sistem, tetapi juga pada soliditas dan kebersamaan seluruh anggotanya.


“Idul Fitri harus kita jadikan sebagai titik balik untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan kinerja.

Dengan kebersamaan yang kuat, kita mampu menghadapi berbagai tantangan dalam upaya pemberantasan narkotika,” ujar Suyudi.


BNN terus memperkuat peran sebagai garda terdepan dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkoba.

Melalui semangat Idul Fitri, BNN menegaskan komitmennya untuk mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkotika) dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor.


Selain itu, BNN juga mengingatkan seluruh jajaran untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Sinergi yang kuat dinilai menjadi kunci utama dalam menjalankan tugas pemberantasan narkotika secara efektif dan berkelanjutan.


Dengan menjadikan Idul Fitri sebagai momentum perubahan, BNN optimistis mampu memperkuat langkah dalam melindungi generasi bangsa

serta menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.(Red)

Berita Terkait