27 Februari 2026

Aries Agung Paewai Dorong Sekolah Jadi Pusat Pendidikan Bermakna Selama Ramadhan

Kawanindonesia.id – Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mendorong seluruh sekolah di Jawa Timur untuk menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum penguatan pendidikan bermakna bagi siswa.

Program ini digulirkan melalui Gerakan Ramadhan Pendidikan Berdampak 1447 Hijriah, yang menekankan kegiatan positif, produktif, dan kreatif meski siswa sedang berpuasa.


Gerakan ini menyasar seluruh SMA, SMK, dan SLB, baik negeri maupun swasta, di Jawa Timur.

Dalam rapat koordinasi virtual pada 18 Februari 2026, Aries menegaskan, sekolah harus menjadi ruang pembentukan karakter, sekaligus wadah peningkatan spiritualitas dan inovasi peserta didik.


Setiap sekolah diminta melaksanakan minimal tiga kegiatan selama Ramadhan yang mencerminkan empat pilar utama:

menguatkan spiritualitas, meningkatkan produktivitas, menebar kepedulian, dan mendorong inovasi. Contohnya antara lain:


Pesantren kilat tematik, pembacaan Alquran, dzikir, dan kultum harian.


Proyek mini berbasis karya siswa, lomba konten edukatif, dan inovasi pembelajaran.


Program bakti sosial, sedekah, dan gerakan Ramadhan tanpa sampah plastik.


Guru Asuh bagi murid rentan.
Aries menekankan kegiatan ini harus dijalankan tanpa mengganggu proses pembelajaran inti, tetap menjaga kedisiplinan, ketertiban, dan pelayanan publik,

“serta melibatkan komite sekolah dan orang tua secara proporsional.

Setiap sekolah wajib melaporkan kegiatan melalui Cabang Dinas masing-masing, termasuk dokumentasi dan dampak yang dihasilkan.


“Inovasi terbaik akan kami publikasikan sebagai praktik baik di tingkat provinsi. Sekolah harus menjadi pusat keberkahan sekaligus ladang ibadah,” ujar Aries.


Melalui gerakan ini, Dindik Jatim berharap pendidikan selama Ramadhan tidak hanya meningkatkan akademik, tetapi juga membangun karakter siswa yang unggul dan berdaya saing.(Red)

Berita Terkait