27 Februari 2026

Regenerasi Kepemimpinan, PMI Bojonegoro Sambut Era Baru 2026–2031

Kawamindonesia.id / Regenerasi kepemimpinan di tubuh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro resmi dimulai. Melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang digelar Rabu (18/2/2026), Ninik Susmiati terpilih sebagai Ketua PMI Bojonegoro periode 2026–2031.


Proses pemilihan berlangsung demokratis dan diikuti oleh para pemilik suara dari unsur pengurus kecamatan serta relawan PMI se-Kabupaten Bojonegoro.

Forum Muskab berjalan tertib dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan soliditas organisasi kemanusiaan tersebut.
Dalam sambutan perdananya, Ninik Susmiati menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan.

Ia berkomitmen memperkuat soliditas internal, meningkatkan profesionalisme organisasi, serta memperluas jangkauan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.


“Ke depan, PMI Bojonegoro harus semakin adaptif dan inovatif. Tantangan kemanusiaan terus berkembang, baik dalam penanggulangan bencana, pelayanan donor darah, maupun penguatan kapasitas relawan,” ujarnya.


Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat peran PMI di tengah masyarakat.

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadapi dinamika kebutuhan sosial yang semakin kompleks.


Ketua Bidang Organisasi PMI Provinsi Jawa Timur, Muchamad Taufiq, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Muskab yang kondusif. Ia berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan terobosan program dan memperkuat manajemen organisasi agar semakin profesional dan responsif.
Sementara itu, Ketua PMI Bojonegoro periode sebelumnya, H. Ahmad Hernowo W, menyampaikan harapannya agar kepemimpinan baru dapat melanjutkan program strategis yang telah berjalan, khususnya dalam pelayanan donor darah, respons kebencanaan, dan pembinaan relawan.
Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, PMI Kabupaten Bojonegoro diharapkan semakin humanis, tangguh, dan siap menjawab berbagai tantangan kemanusiaan di masa mendatang. Regenerasi ini menjadi momentum untuk menghadirkan energi baru dalam memperkuat misi kemanusiaan di Bumi Angling Dharma. (hjr)

Berita Terkait