Kawanindonesia .id // Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) yang berlokasi di Bedilan, Kabupaten Gresik,
“resmi beroperasi sebagai bagian dari komitmen Polres Gresik dalam mendukung penguatan gizi nasional serta mencegah stunting dan malnutrisi di wilayahnya.
Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, menyampaikan bahwa operasional SPPG Bedilan menjadi langkah konkret Polri dalam mendukung program pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.
Program ini tidak hanya menyasar anak-anak sekolah, tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui,
serta masyarakat yang membutuhkan dalam radius 3 hingga 6 kilometer dari lokasi layanan.
“Penambahan layanan ini merupakan upaya berkelanjutan untuk memperluas jangkauan penerima manfaat program gizi.
Kami ingin memastikan intervensi gizi tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya, Senin (16/2/2026).
SPPG tersebut dikelola oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Gresik dengan dukungan penuh Polres Gresik, baik dari sisi sarana prasarana, personel, maupun dukungan teknis lainnya.
Untuk tahap awal, sekitar 3.000 hingga 4.000 penerima manfaat tercatat akan dilayani melalui dapur gizi tersebut.
Selain memanfaatkan aset Polri, Polres Gresik juga menerapkan skema pinjam pakai lahan desa sebagai bentuk optimalisasi sumber daya demi kepentingan masyarakat luas.
Langkah ini dinilai efektif dalam mempercepat perluasan titik layanan gizi di berbagai wilayah Kabupaten Gresik.
Ketua Bhayangkari Cabang Gresik, Ny. Yanggi Ramadhan, sebelumnya telah meresmikan SPPG Bedilan yang berlokasi di Jalan Basuki Rahmat No. 22.
Peresmian tersebut dilaksanakan bertepatan dengan groundbreaking serentak SPPG Polri yang diikuti secara daring bersama Presiden RI, Prabowo Subianto.
Ny. Yanggi menyebutkan, saat ini Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Gresik telah memiliki beberapa
Titik SPPG di antaranya Yosowilangun, Pongangan, Manyarejo, Bedilan, dan Randuagung.
Dua lokasi tambahan di Benjeng dan Driyorejo masih dalam tahap pembangunan.
“Program ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Gresik dalam mendukung pemerintah mencetak generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tuturnya.
Dengan beroperasinya SPPG Bedilan, diharapkan upaya pencegahan stunting dan penanganan
malnutrisi di Kabupaten Gresik dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.(Red)

