27 Februari 2026

Pengprov Jatim Tekankan Pembinaan Terpadu Saat Pelantikan PBVSI Sumenep

Kawanindonesia.id // Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumenep masa bakti 2025–2029 resmi dilantik di Pendopo Keraton Sumenep, Jumat (13/02/2026).

Dalam momentum tersebut, Pengurus Provinsi (Pengprov) Jawa Timur menekankan pentingnya pembinaan terpadu dan berkelanjutan demi mendorong prestasi bola voli daerah.


Ketua Umum PBVSI Pengprov Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto melalui Ketua Harian PBVSI Pengprov Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan bahwa pembinaan olahraga harus dilakukan secara sistematis dan berjenjang.


“Pembinaan dan pengembangan olahraga bola voli bukan hanya soal prestasi, tetapi juga bagian dari upaya membangun kesehatan jasmani dan rohani masyarakat.

Olahraga membentuk karakter, disiplin, dan sportivitas generasi muda,” ujar Kombes Pol Abast.


Ia menegaskan, sistem pembinaan harus mencakup seluruh elemen, mulai dari atlet, pelatih, wasit, hingga ketersediaan sarana dan prasarana.

Selain itu, pembinaan perlu dilakukan sejak usia dini dan terintegrasi dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi.


Menurutnya, Kabupaten Sumenep memiliki potensi besar dalam cabang olahraga bola voli dan telah aktif mengikuti berbagai kompetisi tingkat daerah maupun nasional.

Namun, optimalisasi pembinaan dinilai masih perlu ditingkatkan agar prestasi dapat lebih maksimal.


“Untuk mewujudkan prestasi diperlukan komitmen dan kebersamaan yang kuat. Pembinaan atlet harus dilakukan sedini mungkin, secara terprogram, terpadu, dan bersinergi,” tegasnya.


Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menilai potensi atlet voli di daerahnya cukup besar,

‘namun belum sepenuhnya terfasilitasi secara maksimal akibat kurangnya koordinasi di masa lalu.


“Potensi atlet voli Sumenep sebenarnya besar. Ke depan, komunikasi harus diperkuat agar pembinaan berjalan lebih efektif,” ujarnya.


Bupati juga mengingatkan pentingnya soliditas di tubuh organisasi. Ia meminta seluruh pengurus menjaga komunikasi terbuka serta menghindari perpecahan internal demi kemajuan bersama.


Di sisi lain, Ketua Umum PBVSI Pengkab Sumenep Syamsul Muarif menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan Pengprov Jatim dengan memperkuat program pembinaan usia dini.

Pihaknya akan menggelar seleksi terbuka untuk kelompok U-15, U-17, U-19, dan U-20 guna membangun basis data atlet potensial di Sumenep.


Dengan langkah tersebut, PBVSI Sumenep diharapkan mampu mencetak atlet-atlet lokal yang tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing di level nasional bahkan internasional(siap)

Berita Terkait