Kawanindonesia.id,// Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meninjau langsung gudang ketahanan pangan milik Polri di Mojokerto pada Jumat (13/2/2026).
Fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan penyerapan hasil panen jagung petani di Jawa Timur sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Gudang yang berada di Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, merupakan gudang khusus jagung pertama di Jawa Timur.
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., melaporkan kesiapan gudang kepada Presiden.
Dengan luas bangunan 1.464 meter persegi dan kapasitas total 2.000 ton, gudang ini selesai dibangun dalam waktu 120 hari.
“Gudang ini kami siapkan khusus untuk jagung dengan kapasitas 1.000 ton per bangunan. Lokasinya strategis sehingga memudahkan petani dalam menyalurkan hasil panen,” jelas Irjen Nanang.
Pengelolaan gudang dilakukan melalui kerja sama dengan Perum Bulog. Bulog membeli jagung petani dengan harga Rp6.400 per kilogram dan kadar air maksimal 14 persen.
Sinergi ini dinilai mampu menjaga stabilitas stok dan harga pangan di Jawa Timur, serta mendukung kebutuhan industri peternakan.
“Polri menyiapkan lahan, membangun infrastruktur, dan menjaga keamanan, sementara Bulog menangani operasional hingga distribusi.
Kolaborasi ini diharapkan memperkuat ketahanan pangan daerah,” tegas Irjen Nanang.
Saat ini, gudang sudah menampung 142 ton jagung pipil dan terbuka untuk mendukung 13 cabang Bulog lain di Jawa Timur.
Ke depan, fasilitas ini akan dilengkapi sarana pemipilan, pengeringan, dan pengepakan untuk meningkatkan efisiensi penyaluran.
Dengan hadirnya gudang jagung ini, pemerintah berharap harga jagung tetap stabil dan hasil panen petani terserap maksimal, mendukung kesejahteraan petani serta ketahanan pangan nasional.(Maya)

