Kawanindonesia.id//. Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus mendorong penguatan ekonomi lokal dengan memperluas akses pelaku UMKM dalam sistem pengadaan barang dan jasa berbasis digital.
Langkah ini diwujudkan melalui implementasi Katalog Elektronik (E-Katalog) Versi 6 yang diharapkan membuka peluang lebih besar bagi UMKM untuk terlibat dalam belanja pemerintah daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Bangkalan, Moh. Fauzan Ja’far, saat membuka kegiatan diseminasi regulasi pengadaan dan persiapan implementasi E-Katalog Versi 6 di lingkungan Pemkab Bangkalan.
Menurutnya, digitalisasi pengadaan bukan hanya bertujuan memperkuat transparansi dan akuntabilitas,
“tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk memberdayakan pelaku usaha lokal agar mampu bersaing secara sehat dan profesional.
“Melalui E-Katalog Versi 6, kita ingin memastikan belanja pemerintah tidak hanya efektif dan efisien,
tetapi juga berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi UMKM Bangkalan,” ujarnya.
Dengan mekanisme mini kompetisi yang diterapkan dalam sistem terbaru tersebut, proses pengadaan menjadi lebih terbuka,
Terdokumentasi secara digital, serta memberikan ruang partisipasi yang lebih luas bagi penyedia lokal.
UMKM didorong untuk mendaftarkan produknya dalam etalase E-Katalog agar dapat diakses oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Kegiatan yang digelar oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Bangkalan
itu juga menghadirkan narasumber dari Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Jawa Timur guna memberikan pemahaman teknis kepada para pelaku pengadaan dan penyedia barang dan jasa.(Saip)
Pemkab Bangkalan berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas aparatur sekaligus memberikan pendampingan kepada UMKM agar mampu memenuhi standar administrasi dan kualitas yang ditetapkan dalam sistem digital tersebut.
Dengan penguatan ekosistem pengadaan berbasis elektronik, pemerintah daerah berharap tercipta tata kelola yang semakin transparan, kompetitif, serta mampu menggerakkan roda perekonomian lokal secara berkelanjutan.

