26 Februari 2026

Polres Pasuruan Perkuat Deteksi Dini Insiden Jalan Lewat Program WAKJOLMAS

Kawanindonesia.id // Polres Pasuruan melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) resmi meluncurkan program inovatif bertajuk WAKJOLMAS (Warung Ojol Kamtibmas) sebagai upaya memperkuat deteksi dini insiden di jalan raya.

Program ini diperkenalkan pada Rabu (11/2/2026) dan melibatkan komunitas pengemudi ojek online (ojol) sebagai mitra strategis kepolisian.


WAKJOLMAS dihadirkan untuk mempercepat respons terhadap berbagai gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Melalui kolaborasi ini, para pengemudi ojol diharapkan dapat berperan aktif dalam memberikan informasi awal terkait kecelakaan lalu lintas, kemacetan, pohon tumbang, hingga kendaraan mogok di jalan.


Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Derie Fradesca, mengatakan bahwa mobilitas tinggi pengemudi ojol menjadikan mereka mitra efektif dalam sistem pelaporan cepat.


“Rekan-rekan ojol setiap hari berada di jalan dan mengetahui kondisi lapangan secara langsung.

Informasi yang mereka sampaikan akan sangat membantu petugas dalam mengambil langkah cepat dan tepat,” ujarnya.


Menurutnya, kecepatan informasi menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak insiden lalu lintas, terutama di titik-titik rawan kecelakaan dan kemacetan.


Bangun Sinergi Polisi dan Masyarakat
Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas tidak bisa dilakukan aparat semata,

melainkan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“WAKJOLMAS adalah wujud nyata kolaborasi antara Polri dan masyarakat.

Kami ingin membangun budaya saling peduli dan tanggap terhadap kondisi di jalan raya,” tegasnya.


Ia menambahkan, sinergi ini diharapkan mampu mempercepat respons petugas sekaligus menekan potensi gangguan yang lebih besar akibat keterlambatan penanganan.


Dibuka di Titik Mobilitas Tinggi
Program WAKJOLMAS dikoordinasikan oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Pasuruan, Aipda Arifian Miftahul Firdaus.

Sebagai langkah awal, warung pertama WAKJOLMAS dibuka di kawasan strategis dekat Simpang 4 Kancilmas, Bangil, yang dikenal sebagai salah satu titik dengan mobilitas tinggi.


Lokasi tersebut dipilih untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi antara petugas Satlantas dan komunitas ojol, sekaligus mempercepat distribusi informasi apabila terjadi insiden.
Dengan hadirnya WAKJOLMAS,

Polres Pasuruan berharap tercipta sistem pelaporan berbasis partisipasi masyarakat yang efektif dan responsif.

Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan berlalu lintas sekaligus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.(Hil)

Berita Terkait