27 Februari 2026

Program Ojol Kamtibmas: Kopi Santai, Edukasi Serius di Gresik

Kawanindonesia.id,// Suasana santai di Warkop Exceed Underpass GKB, Kabupaten Gresik, Selasa (10/2/2026) berubah menjadi momen edukatif yang penuh makna.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik Polda Jatim menghadirkan program inovatif Ojol Kamtibmas, bagian dari Operasi Keselamatan Semeru 2026, melalui kegiatan ngopi bareng bersama driver ojek online (ojol).


Kegiatan bertajuk “Polantas Menyapa” ini menjadi ruang dialog terbuka antara aparat kepolisian dan para driver ojol sebagai mitra strategis di jalan raya.

Selain membangun kedekatan emosional, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif terkait keselamatan berlalu lintas.


Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menekankan peran penting komunitas ojol sebagai pelopor tertib berlalu lintas.

“Driver ojol adalah mitra kami di lapangan. Lewat dialog santai ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama demi Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan nyaman,” ujarnya.


Selain sosialisasi regulasi lalu lintas dan safety riding, kegiatan ini menghadirkan perwakilan Jasa Raharja Kabupaten Gresik yang memberikan edukasi tentang perlindungan asuransi kecelakaan bagi pengguna jalan.

Manajemen aplikator Gojek pun ikut hadir untuk menyelaraskan kebijakan layanan transportasi yang aman dan berkeselamatan.


Sebagai wujud kepedulian nyata, Satlantas Polres Gresik juga membagikan helm berstandar nasional (SNI) kepada perwakilan driver ojol.

Helm ini menjadi simbol komitmen bahwa keselamatan pengendara merupakan prioritas utama.


Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi keselamatan berkendara, hak perlindungan asuransi Jasa Raharja,

diskusi interaktif seputar kendala lalu lintas, hingga aksi nyata berupa pembagian helm gratis.

Acara ini diikuti manajemen Gojek area Surabaya Raya, koordinator wilayah Gojek Lamongan-Gresik,

serta puluhan driver dari berbagai komunitas ojol lokal.


Dengan pendekatan humanis ini, Satlantas Polres Gresik berharap angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan,

sekaligus mempererat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat produktif demi terciptanya jalan raya yang aman dan berkeselamatan.(Leny)

Berita Terkait