27 Februari 2026

Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah

Kawanindonesia.id// Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membuka sekaligus memberikan arahan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri yang digelar di The Krakatau Grand Ballroom, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026).

Dalam arahannya, Kapolri menegaskan komitmen Korps Bhayangkara untuk terus mendukung dan mengawal secara penuh seluruh program Pemerintah Indonesia.


Kapolri menyampaikan bahwa Rapim Polri tahun 2026 ini merupakan tindak lanjut dari arahan dan direktif Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang disampaikan pada Rapim TNI–Polri di Istana Kepresidenan, Senin, 9 Februari 2026.


“Kami menjabarkan direktif dari Bapak Presiden, khususnya yang berkaitan dengan rencana kerja pemerintah tahun 2026.

Polri memiliki komitmen untuk mendukung dan mengawal penuh seluruh program pemerintah,” ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo.


Dalam Rapim tersebut, Kapolri menjelaskan sejumlah isu strategis yang menjadi fokus pembahasan, di antaranya swasembada pangan,

“ketahanan energi, serta hilirisasi, termasuk berbagai program prioritas nasional yang telah tercantum dalam rencana kerja pemerintah.


Menurut Kapolri, dukungan Polri terhadap program pemerintah merupakan bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia menekankan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) memiliki peran krusial dalam menciptakan iklim ekonomi yang kondusif.


“Pertumbuhan ekonomi akan berjalan dengan baik apabila stabilitas Kamtibmas tetap terjaga.

Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi seluruh pihak menjadi sangat penting agar Indonesia dapat menjadi negara yang berdaulat dan sejahtera,” tegasnya.


Lebih lanjut, Kapolri memastikan Polri akan terus melanjutkan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Selain itu, Polri juga berkomitmen menyukseskan program ketahanan pangan melalui percepatan penanaman jagung dengan target seluruh lahan tertanam hingga akhir tahun 2026.


Rapim Polri juga membahas program hilirisasi, termasuk pengolahan sampah menjadi energi, pencegahan kebocoran anggaran, optimalisasi pemasukan negara,

serta upaya penciptaan lapangan kerja yang memiliki dampak multiplier effect di tengah dinamika global.


“Seluruh pembahasan ini akan dirumuskan menjadi kebijakan dan langkah strategis yang selanjutnya ditindaklanjuti oleh para kepala satuan kerja dan kepala wilayah di seluruh jajaran Polri,” pungkas Kapolri. (Red)

Berita Terkait