26 Februari 2026

Edukasi Teknologi dan Literasi Digital, Diskominfo Jatim Sambut Siswa TJKT Ambarawa

Kawanindonesia,id// Siswa jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) SMK Islam Sudirman 2 Ambarawa mengikuti kegiatan edukasi teknologi dan literasi digital di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur (Diskominfo Jatim), Senin (9/2/2026).

Kunjungan ini bertujuan memperkenalkan siswa pada ekosistem digital pemerintahan serta penerapan teknologi informasi dalam layanan publik.


Kegiatan berlangsung di Ruang Anjasmoro, Lantai 4 Diskominfo Jatim, dipandu oleh Ketua Tim Kerja Jaringan Bidang Dastik, Dendy Eka Puspawadi, yang mewakili Kepala Diskominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin.

Dendy menjelaskan berbagai sistem digital yang dikelola Diskominfo, antara lain Satu Data Jawa Timur, Open Government Jawa Timur, Jatimprov CSIRT, hingga program CERDIG yang berfokus pada literasi digital dan pencegahan hoaks.


“Kegiatan ini memberikan gambaran nyata tentang bagaimana teknologi jaringan dan pengelolaan data diterapkan untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang aman, efisien, dan responsif,” ujar Dendy.


Salah satu guru pendamping, Wahid Hasyim, menekankan pentingnya kunjungan ini dalam membangun pola pikir visioner siswa TJKT.

Menurutnya, pembelajaran di jurusan TJKT tidak hanya sebatas penguasaan perangkat komputer,

Tetapi juga menumbuhkan kompetensi berpikir kritis dan kreatif.


“Anak-anak bisa melihat langsung bagaimana sistem digital pemerintah bekerja.

Mereka juga belajar tentang literasi digital dan bagaimana memanfaatkan media sosial secara bertanggung jawab,” jelas Wahid.


Siswa pun aktif bertanya mengenai berbagai topik, mulai dari keamanan jaringan hingga program pengelolaan data pemerintah,

“menandakan minat mereka terhadap dunia digital semakin meningkat.


Diskominfo Jatim berharap, pengalaman langsung ini dapat menambah wawasan siswa,

memotivasi pengembangan kompetensi, dan menyiapkan mereka menghadapi tantangan dunia digital di masa depan.


“Tujuan kami adalah memberikan inspirasi agar siswa tidak hanya mahir teknis,

Tetapi juga memahami pentingnya etika, keamanan, dan literasi digital dalam berinteraksi dengan teknologi,” pungkas Wahid.(Red)

Berita Terkait