Kawanindonesia.web.id – Kondisi saluran parit di sekitar CV Koranda Food, Dusun VII, Desa Kota Rantang, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, mendapat pantauan langsung pada Sabtu (3/10/26)
Pantauan tersebut dilakukan menyusul informasi mengenai dugaan pencemaran lingkungan yang sebelumnya beredar di tengah masyarakat.
Dari pengamatan langsung saat itu, saluran parit di sekitar lokasi usaha terlihat relatif bersih dan jernih.
Tim yang melakukan pengecekan juga tidak menemukan busa pada permukaan air maupun mencium bau menyengat di sekitar saluran.
Kondisi tersebut menjadi bagian dari temuan lapangan yang kemudian dikonfirmasi kepada sejumlah pihak di sekitar lokasi.
Ketua DPW Sumatera Utara Forum Masyarakat Pemantau Negara (Formapera), Bambang Syahputra, mengatakan pihaknya melakukan pengecekan untuk melihat kondisi sebenarnya di lapangan.
“Dari hasil pantauan kami di lapangan, kondisi air di parit sekitar lokasi usaha terlihat relatif jernih, tidak keruh, dan tidak berbau. Ini berbanding terbalik dengan informasi yang sempat beredar,” ujarnya.
Bambang meminta masyarakat tidak langsung mempercayai informasi yang belum memiliki sumber dan data yang jelas.
Ia mendorong masyarakat melakukan klarifikasi sebelum menyebarkan informasi kepada publik.
“Pastikan setiap informasi yang diterima sudah jelas sumber dan datanya, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang dapat merugikan pihak tertentu,” tegasnya.
Sementara itu, Harbani, yang mengaku sebagai bagian dari tim kebersihan CV Koranda Food, mengatakan perusahaan tersebut telah menjalankan aktivitas usaha selama kurang lebih 15 tahun.
Ia menyebut pihaknya rutin membersihkan dan merawat saluran air di sekitar area perusahaan.
Menurut Harbani, aktivitas perusahaan juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Ia mengatakan perusahaan menyerap ratusan tenaga kerja dan mayoritas pekerjanya berasal dari warga setempat.
“Perusahaan ini sudah lama berdiri dan menyerap ratusan tenaga kerja, mayoritas warga setempat. Ini tentu membantu meningkatkan perekonomian masyarakat dan mengurangi pengangguran,” jelasnya.
Harbani menambahkan, perusahaan juga memenuhi berbagai kewajiban yang menurutnya turut memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Eliadi, warga Dusun VII yang tinggal di sekitar lokasi, juga menyampaikan pengalamannya mengenai kondisi lingkungan di sekitar perusahaan.
Ia mengatakan warga dapat melihat aktivitas pembersihan saluran air yang dilakukan secara rutin.
“Setahu saya tidak ada itu pencemaran seperti yang diberitakan.
Parit di sini ada yang mengontrol dan membersihkan setiap hari. Justru banyak warga yang terbantu karena bisa bekerja di sini,” ungkapnya.
Sejumlah warga lainnya turut menyampaikan bahwa keberadaan CV Koranda Food memberikan peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Mereka menyebut aktivitas perusahaan membantu warga memperoleh penghasilan.
Meski pantauan lapangan menunjukkan kondisi parit terlihat bersih dan relatif jernih pada saat pengecekan, penilaian mengenai ada atau tidaknya pencemaran secara teknis tetap memerlukan pemeriksaan dan pengujian oleh instansi atau lembaga yang memiliki kewenangan.
Informasi dari hasil pantauan dan keterangan warga tersebut diharapkan dapat menjadi bahan klarifikasi terhadap isu yang sebelumnya beredar. Masyarakat juga diimbau mengutamakan informasi yang terverifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. (Riki)
