26 Februari 2026

Tingkatkan Daya Saing SDM, Surabaya Sediakan Pelatihan Kerja Tanpa Biaya


Kawanindonesia.id//Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) guna menjawab kebutuhan dunia kerja. Melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker), Pemkot Surabaya menyediakan program pelatihan kerja tanpa biaya bagi warga, dengan fokus pada peningkatan kompetensi yang memiliki serapan tinggi di pasar kerja.


Kepala Disperinaker Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, mengatakan pelatihan yang dibuka telah disesuaikan dengan kebutuhan industri saat ini.

Di antaranya pelatihan bidang Export-Import dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum yang banyak menjadi persyaratan di perusahaan.


“Pelatihan ini kami siapkan sesuai kebutuhan pasar kerja. K3 Umum, misalnya, hampir selalu menjadi syarat utama saat melamar kerja di perusahaan,” ujar Agus Hebi, Rabu (4/2/2026).


Ia menjelaskan, jenis pelatihan tersebut dipilih karena memiliki tingkat penyerapan tenaga kerja yang cukup tinggi.

Oleh karena itu, Disperinaker Surabaya secara konsisten menggelar program serupa setiap tahun agar peluang kerja bagi warga semakin terbuka.


“Pelatihan dengan serapan tinggi tetap kami prioritaskan, khususnya untuk para pencari kerja agar memiliki bekal keterampilan yang relevan,” jelasnya.


Pelaksanaan pelatihan dilakukan secara terstruktur dan mengikuti kurikulum yang telah ditetapkan.

Metode pembelajaran tidak hanya berupa teori di dalam kelas, tetapi juga dilengkapi dengan praktik kerja sesuai standar kompetensi.
Selain itu, peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Sertifikat tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing peserta di dunia kerja sekaligus membuka peluang mengikuti program magang maupun on job training.


“Output akhirnya adalah peserta siap kerja dan terserap di dunia usaha maupun industri,” tambah Agus Hebi.


Melalui program pelatihan kerja gratis ini, Pemkot Surabaya berharap dapat menekan angka pengangguran terbuka serta meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal.

Peningkatan keterampilan dinilai menjadi salah satu kunci utama dalam memperkuat penyerapan tenaga kerja di Kota Pahlawan.


Sebagai informasi, pendaftaran pelatihan diperuntukkan bagi warga ber-KTP Surabaya, berusia minimal 18 tahun, dengan latar belakang pendidikan minimal SMA atau SMK.

Pendaftaran dibuka pada awal Februari 2026 melalui laman resmi Disperinaker Surabaya, dan pelaksanaan pelatihan dijadwalkan mulai Maret 2026.
Dengan program ini,

Pemkot Surabaya menegaskan komitmennya untuk menghadirkan akses pelatihan kerja yang inklusif dan berkualitas demi menciptakan SDM unggul dan berdaya saing.

Berita Terkait