KawanIndonesia.web.id — Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III TA 2026 Kodim 0735/Surakarta yang telah memasuki hari ke-26 mendapat apresiasi hangat dari tokoh masyarakat dan tokoh agama Kota Surakarta, Muhammad Hafid Pranoto, Senin (10/8/2026).
Program yang dipusatkan di Kampung Makam Bergolo (RT 02 & RT 06 / RW 06), Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta ini dinilai berhasil mempercepat pembangunan infrastruktur serta memenuhi kebutuhan dasar warga lapisan bawah.
Rincian Sasaran Fisik TMMD
Pengerjaan infrastruktur lingkungan oleh Satgas TMMD bersama warga mencakup sejumlah sasaran fisik utama:
- Drainase Lingkungan: Pembangunan dan perbaikan saluran air sepanjang 97 meter dengan tinggi 1,5 meter guna mengantisipasi luapan air dan banjir.
- Pavingisasi Jalan: Pengerasan akses jalan pemukiman sepanjang 97 meter dan lebar 4,5 meter untuk memperlancar kelancaran lalu lintas warga.
- Rehabilitasi RTLH: Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni milik Bapak Yulianto (Bagong) berukuran 11 x 5 meter agar menjadi tempat tinggal yang aman dan layak.
Akselerasi Pembangunan dan Kekuatan Kemanunggalan
Dalam pandangannya, Muhammad Hafid Pranoto menegaskan bahwa keberhasilan TMMD merupakan bukti nyata bahwa kekuatan TNI tidak hanya terletak pada alutsista, melainkan pada kemampuannya menyatu dengan rakyat.
“Rasa hormat dan apresiasi tinggi saya berikan kepada Kodim 0735/Surakarta. Kekuatan militer sejati bukan sekadar persenjataan, melainkan bagaimana prajurit dapat berbaur dengan masyarakat untuk mendorong pemerataan kesejahteraan,” ungkap Hafid.
Ia juga menggarisbawahi keunggulan mekanisme perencanaan TMMD yang bersifat bottom-up—dimulai dari usulan Babinsa, Koramil, hingga Kodim—sehingga sasaran pembangunan benar-benar tepat sasaran. Hafid berharap program ini terus dilanjutkan dan diekspansi ke kawasan padat atau daerah rawan bencana demi keselamatan serta kenyamanan masyarakat luas. (Ed/Red)

