Kawanindonesia.web.id— Sri Eko Sriyanto Galgendu menyampaikan pesan persatuan dan keadilan untuk seluruh masyarakat Indonesia dalam acara Gebyar Budaya Nusantara di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026).
Dalam kegiatan yang berlangsung dalam rangka Pesamuan Agung Raja Wali tersebut, Sri Eko mengajak masyarakat untuk bergandeng tangan dan memperkuat persatuan sebagai satu kesatuan anak bangsa.
Menurut Sri Eko, persatuan menjadi kekuatan utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ia meminta seluruh elemen masyarakat mengedepankan kebersamaan dan kepedulian dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa.“ Masyarakat mesti bergandeng tangan sebagai satu kesatuan anak bangsa,” ujar Sri Eko Sriyanto Galgendu.
Selain menyerukan persatuan, Sri Eko menyampaikan pesan khusus kepada Presiden Prabowo Subianto agar menjalankan kepemimpinan dengan sikap teguh, tegak, dan tegas.
Ia menjelaskan, sikap teguh berarti Presiden menjalankan tanggung jawab dengan sabar dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai kepala negara.
Sikap tegak berarti Presiden tetap lurus dalam menjaga kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.
Sementara itu, sikap tegas diperlukan dalam menentukan kebijakan dan menegakkan keadilan.
Sri Eko menilai pemimpin harus berani mengambil keputusan yang berpihak pada kepentingan masyarakat dan menjaga kepentingan nasional.
Ia juga mengajak masyarakat bersama pemerintah menjaga Indonesia agar tetap kuat dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Ketegasan dalam kebijakan dan keadilan menjadi bagian penting dalam menjalankan tanggung jawab sebagai kepala negara dan negarawan,” katanya.
Dorong Penyelesaian Persoalan Secara Bijak Sri Eko juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan ketika bangsa menghadapi berbagai persoalan.
Ia mengajak seluruh pihak mengedepankan komunikasi, dialog, dan pendekatan persuasif dalam menyelesaikan perbedaan.
Ia menilai tokoh agama, pemuka adat, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat perlu membangun komunikasi untuk mencari solusi terbaik atas persoalan yang berkembang di daerah.
Menurutnya, pemerintah perlu mendengarkan aspirasi masyarakat sebelum mengambil kebijakan. Langkah tersebut dapat membantu menciptakan penyelesaian yang adil sekaligus menjaga keamanan dan keutuhan NKRI.
Sri Eko berharap masyarakat terus mempertahankan semangat gotong royong dan tidak mudah terpecah oleh perbedaan.
Ia menilai persatuan dan keadilan harus berjalan beriringan untuk membangun kehidupan berbangsa yang aman, damai, dan sejahtera.
Pesan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Pesamuan Agung Raja Wali di Kudus.
Sri Eko menyampaikan pesan itu sebagai ajakan untuk memperkuat kesadaran kebangsaan sekaligus menjaga keutuhan Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.(Kontributor Yacob)

