Kawanindonesia.web.id– Pembangunan jembatan yang menghubungkan Jalan Ulin dengan Jalan Veteran di atas Sungai Veteran mendapat sorotan dari Gabungan Ahli Teknik Nasional Indonesia (Gatensi) Kalimantan Selatan.
Organisasi tersebut menilai aspek keselamatan pengguna jalan perlu menjadi perhatian utama sebelum jembatan digunakan secara penuh.Ketua Gatensi Kalsel, Ir. Khuzaimi, turun langsung meninjau progres penyelesaian jembatan pada Minggu (9/8/2026).
Dari hasil peninjauan, ia menemukan sejumlah bagian yang menurutnya perlu mendapatkan evaluasi, terutama kondisi oprit dan geometri tikungan.
Khuzaimi menyoroti ketinggian oprit yang dinilainya cukup tinggi serta keberadaan tikungan yang cukup tajam dengan kemiringan yang perlu dikaji kembali.
Menurutnya, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko bagi pengendara apabila tidak ditangani dengan tepat.”Saya berharap sungguh-sungguh agar hal-hal krusial ini segera diperhatikan. Jangan sampai infrastruktur yang baru justru menjadi sumber kecelakaan,” ujar Khuzaimi kepada Kawanindonesia.web.id.
Ia meminta pelaksana dan pengawas melakukan kajian teknis secara menyeluruh terhadap desain jembatan.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus mengutamakan standar keselamatan, kenyamanan, serta aspek teknis yang berlaku.Khuzaimi menjelaskan, desain oprit harus memberikan transisi ketinggian yang bertahap dari badan jalan menuju jembatan.
Ia juga meminta pihak terkait mengevaluasi kelandaian agar kendaraan dapat melintas dengan aman.Selain oprit, ia menyoroti geometri tikungan.
Menurutnya, radius tikungan harus memberikan ruang yang memadai bagi kendaraan dan tidak menggabungkan tikungan rapat dengan kemiringan yang terlalu tajam.
“Keselamatan adalah hal utama yang mutlak didahulukan dalam setiap perencanaan struktur jembatan,” tegasnya.Khuzaimi juga meminta pihak terkait memperhatikan kelengkapan sistem pengaman.
Pembatas, pagar, dan rambu lalu lintas harus terpasang sesuai kebutuhan untuk memberikan perlindungan sekaligus informasi kepada pengguna jalan.
Gatensi Kalsel mendorong pihak pelaksana dan pengawas melakukan perbaikan yang tepat sasaran apabila hasil evaluasi teknis menemukan bagian yang belum memenuhi standar.
Perbaikan dapat mencakup penyesuaian kelandaian oprit, evaluasi radius tikungan, serta penambahan rambu dan pagar pengaman.
Menurut Khuzaimi, langkah tersebut penting agar masyarakat dapat menggunakan jembatan dengan rasa aman dan nyaman.
Ia menilai pembangunan infrastruktur tidak cukup hanya mengejar penyelesaian fisik, tetapi juga harus memastikan fungsi dan aspek keselamatan terpenuh.
“Tidak boleh ada satu pun korban luka atau nyawa melayang hanya karena kelalaian atau kesalahan desain.
Kami mohon pihak pelaksana dan pengawas benar-benar mendengarkan aspirasi dan keprihatinan masyarakat demi kebaikan bersama,” pungkasnya.
Gatensi Kalsel berharap pihak terkait segera menindaklanjuti sorotan tersebut melalui evaluasi teknis. Dengan begitu, jembatan penghubung Jalan Ulin dan Jalan Veteran dapat berfungsi secara optimal sekaligus memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang melintas.(Herman)

