Video Pernyataan Prof Kiki Viral, LAKSI Minta Tanggung Jawab dan Klarifikasi Terbuka

Keterangan foto:Video pernyataan Prof Kiki viral, LAKSI desak klarifikasi dan tanggung jawab terbuka.

Kawanindonesia.web.id– Video pernyataan seorang akademisi yang dikenal sebagai Prof Kiki viral di media sosial dan memicu polemik di ruang publik.

Dalam video tersebut, Prof Kiki menyampaikan pernyataan yang dinilai merendahkan tokoh publik sekaligus institusi pendidikan.

Koordinator Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia (LAKSI), Azmi Hidzaqi, menanggapi langsung polemik tersebut.

Ia menilai ucapan Prof Kiki terkait Anwar Usman tidak mencerminkan sikap seorang intelektual yang menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab dalam berpendapat.

Azmi menegaskan bahwa pernyataan yang menyebut istilah “kampus odong-odong” berpotensi merusak reputasi lembaga pendidikan, khususnya STIH IBLAM.

Ia menyebut narasi tersebut tidak hanya menyerang individu, tetapi juga berdampak luas terhadap mahasiswa dan alumni.

“Pernyataan tanpa dasar yang jelas dapat menimbulkan kesalahpahaman publik dan merugikan banyak pihak.

Seorang akademisi seharusnya menyampaikan pendapat berdasarkan data dan analisis yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Azmi dalam keterangan tertulisnya.

LAKSI juga mendesak Prof Kiki untuk segera memberikan klarifikasi secara terbuka kepada publik.

Menurut Azmi, langkah tersebut penting untuk menjaga integritas akademik sekaligus memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan yang terdampak.

Selain itu, LAKSI mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat di era demokrasi harus tetap disertai dengan etika, tanggung jawab, serta penghormatan terhadap hak orang lain.

Pernyataan yang mengandung unsur merendahkan atau tidak berbasis data dinilai dapat memicu kegaduhan dan mencederai ruang diskusi publik yang sehat.

Azmi juga menyarankan agar kritik terhadap institusi pendidikan disampaikan melalui jalur yang tepat, seperti forum akademik atau dialog terbuka yang konstruktif.

Dengan demikian, perbedaan pandangan dapat diselesaikan secara elegan tanpa menimbulkan polemik berkepanjangan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Prof Kiki terkait viralnya pernyataan tersebut.

Publik pun menantikan klarifikasi untuk memastikan duduk perkara yang sebenarnya.(Red)

Berita Terkait