Keterangan foto:Warga Desa Bolo bersama TNI gotong royong percepat persiapan pembangunan Jembatan Garuda Wonosegoro
Kawanindonesia.id // Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Bolo, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali terus digeber dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.
Warga bersama TNI menunjukkan semangat gotong royong dalam menyiapkan berbagai kebutuhan awal pembangunan, Minggu (29/3/2026).
Danramil 17/Wonosegoro, Dwi Suprianto, memimpin langsung kegiatan persiapan di lokasi pembangunan.
Ia menggerakkan warga untuk membersihkan area, meratakan tanah, serta menyiapkan titik peletakan batu pertama.
Kapten Inf Dwi Suprianto menegaskan bahwa percepatan pembangunan tidak lepas dari kekompakan antara aparat dan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan warga menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan infrastruktur yang bermanfaat bagi semua pihak.
“Kami mengajak masyarakat untuk terlibat langsung sejak tahap awal.
Dengan gotong royong, pekerjaan menjadi lebih ringan dan rasa memiliki terhadap jembatan ini juga semakin kuat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Jembatan Garuda nantinya akan menjadi akses vital bagi warga Desa Bolo.
Selama ini, jalur penyeberangan yang ada masih terbatas dan berisiko, terutama saat debit air meningkat di musim hujan.
“Keberadaan jembatan ini akan meningkatkan keamanan dan memperlancar mobilitas warga dalam beraktivitas sehari-hari,” tambahnya.
Antusiasme warga terlihat jelas dari kehadiran mereka dalam kegiatan gotong royong.
Tanpa diminta, warga datang membawa peralatan masing-masing dan bekerja bersama demi mempercepat proses persiapan pembangunan.
Salah satu warga mengaku pembangunan jembatan ini sudah lama dinantikan.
Ia berharap proyek tersebut segera rampung agar akses transportasi menjadi lebih mudah dan aman.
Selain memperlancar konektivitas antarwilayah, pembangunan Jembatan Garuda juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Aktivitas perdagangan, pendidikan, hingga pelayanan sosial diperkirakan akan semakin berkembang dengan adanya akses yang memadai.
Melalui kolaborasi antara TNI dan masyarakat, pembangunan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan masih menjadi kekuatan utama dalam mendorong kemajuan desa.(Red)
