Keterangan foto:Aksi humanis polisi di Gresik saat membantu pasutri mengejar bus mudik.
Kawanindonesia.id– Personel Satuan Lalu Lintas Polres Gresik menunjukkan sisi humanis dalam tugasnya dengan membantu sepasang suami istri asal Situbondo yang tertinggal bus mudik di Kabupaten Gresik.
Peristiwa tersebut terjadi di halaman Kantor Pemkab Gresik saat pasangan itu datang terlambat dari jadwal keberangkatan.
Bus rombongan diketahui telah berangkat lebih dahulu, membuat keduanya sempat panik dan kebingungan
untuk melanjutkan perjalanan pulang kampung.
Melihat kondisi tersebut, petugas Satlantas Polres Gresik yang tengah berjaga langsung mengambil langkah cepat.
Mereka segera berkoordinasi dengan pimpinan dan menerima arahan agar tidak ada pemudik yang tertinggal.
Tanpa membuang waktu, petugas langsung mengajak pasangan tersebut naik ke kendaraan Patroli dan Pengawalan (Patwal).
Dengan sirine menyala, petugas melaju mengejar bus yang sudah berada di jalur menuju tol.
Selama proses pengejaran, anggota terus menjalin komunikasi dengan kru bus untuk memastikan
posisi kendaraan dan menentukan titik aman untuk berhenti.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil di kawasan Tol Tandes, ketika bus berhasil dihentikan di bahu jalan.
Setibanya di lokasi, petugas dengan sigap membantu pasangan tersebut kembali naik ke dalam bus.
Raut wajah cemas pun berubah menjadi lega dan penuh rasa syukur.
Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian Polri kepada masyarakat.
“Kami hadir tidak hanya untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga membantu masyarakat agar perjalanan mereka tetap aman dan lancar, terutama di momen mudik Lebaran,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu penumpang mengaku sangat terharu atas bantuan yang diberikan.
Ia tidak menyangka polisi akan membantu hingga mengejar bus ke jalur tol.
Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa di balik tugas pengamanan arus mudik, aparat kepolisian tetap mengedepankan nilai kemanusiaan.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum,
tetapi juga sebagai pelayan yang siap membantu kapan pun dibutuhkan.(Red,)

